- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Dampak Cuaca Ekstrem, DIY Dilanda Banjir, Pohon Tumbang, Baliho Roboh Hingga Talud Longsor
Yogyakarta, tvOnenews.com - Dampak hujan deras disertai angin kencang yang melanda DI Yogyakarta pada Selasa (19/8/2025) sore hingga malam hari menyebabkan baliho roboh dan kerusakan sejumlah rumah warga.
Tak hanya itu, cuaca ekstrem ini juga mengakibatkan banjir luapan dan talud longsor.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, ada 15 titik di empat kapanewon yang terdampak bencana hidrometeorologi. Data itu berdasarkan laporan sementara yang masuk ke Pusdalops BPBD Kabupaten Sleman hingga pukul 19.35 WIB.
"Data sementara, Kapanewon Kalasan ada tujuh titik, Depok empat titik, Minggir tiga titik dan satu titik di Moyudan," kata Kuntoro.
Ia menyebutkan, imbas cuaca ekstrem di Purwomartani, Kapanewon Kalasan berupa pohon tumbang menimpa rumah warga dan menutup akses jalan.
Selain itu, pohon tumbang menimpa rumah juga terdapat di Dusun Saren, Kalurahan Sumberrahayu, Kapanewon Moyudan. Kemudian, genting berterbangan terjadi di wilayah Sendangrejo, Kapanewon Minggir.
Lalu di Kapanewon Depok terdapat baliho roboh menimpa jaringan listrik di Jalan Babarsari Komplek PJKA, teras ambruk serta pohon tumbang menimpa atap kamar mandi, gudang dan menutup akses jalan.
Kondisi serupa juga terjadi di Kota Yogyakarta. Setidaknya ada lima titik yang terdampak meliputi Kemantren Umbulharjo, Ngampilan, Gondokusuman, Kotagede dan Jetis.
Dampak cuaca ekstrem ini menyebabkan dua pohon tumbang, satu unit rumah rusak, sebuah talud longsor dan 90 unit rumah tergenang banjir.
"Dari peristiwa ini, ada satu korban jiwa mengalami luka sehingga dilarikan ke rumah sakit," kata Darmanto, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Yogyakarta.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Yogyakarta memprediksi cuaca ekstrem ini berlangsung hingga tiga hari ke depan. (scp/buz)