- Tim TvOne - Santosa Suparman
Cuaca Ekstrem di Bantul, Puluhan Pohon Tumbang dan Puluhan Hektar lahan Pertanian Terendam Banjir
Bantul, tvOneonews.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Yogyakarta sejak Jumat (26/12/2025) hingga Sabtu (27/12/2025) mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami banjir dan tanah longsor. Wilayah Sanden dan Kretek Bantul hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan puluhan pohon tumbang. Di Sanden terdapat 39 titik pohon tumbang dan 14 titik di Kretek.
Cuaca ekstrem di Bantul Yogyakarta juga mengakibatkan tanah longsor dan kerusakan jalan. Pada hari Sabtu (27/12/2025) 2025 sekira pukul 03.00 WIB telah terjadi tanah longsor yang mengakibatkan pondasi sisi timur jalan Siluk 2 yang menghubungkan Dusun Siluk dan Dusun Srunggo amblas sekitar 1/2 meter dengan panjang kurang lebih 4 meter.
Kasi Humas Polres Bantul Yogyakarta, Iptu Rita Hidayanto mengatakan jajaran Polsek Imogiri telah mendatangi lokasi dan memasang garis polisi di lokasi longsor.
"Tanah lonsor tersebut diakibatkan tergerus air hujan. Sampai saat ini lokasi diberi police line dan rambu - rambu peringatan agar sementara waktu untuk jalan bagian sisi timur tidak untuk dilewati," ungkap Iptu Rita Hidayanto dalam keterangan pers Sabtu (27/12/2025).
Sementara itu akibat luapan sungai Winongo Kecil di Srigading Sanden Bantul Yogyakarta, 2 hektar lebih lahan tanaman bawang merah terendam banjir dan terancam gagal panen. Akibat hujan deras yang mengguyur sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi, Sungai Winongo Kecil di Sanden Bantul Yogyakarta meluap hingga ke area persawahan dan jalan raya. Luapan banjir dari sungai Winongo Kecil menggenai dua hektar lebih sawah yang sedang ditanami bawang merah dan siap panen.
Ratman, salah satu petani di Sanden Bantul Yogyakarta mengatakan tanaman bawang merah ini dalam 3 hari ke depan sudah siap panen. Namun, akibat tergenang banjir terancam gagal panen. Para petani berharap genangan air segera surut sehingga bisa segera memanen bawang merah. Jika air tidak segera surut maka dikhawatirkan tanaman bawang merah mati dan bawang merah membusuk sehingga panen bawang merah gagal total.
"Lahan yang terendam banjir ini merupakan tanaman bawang merah yang 3 hari lagi sudah panen. Tetapi sekarang terendam banjir sehingga terancam gagal panen. Apabila gagal total panen bawang merah akibat banjir, kerugian petani bisa mencapai ratusan juta rupiah," tandas Ratman. (ssn/dan)