- Instagram @jogja_admin.
Viral Curhat Warganet Curhat Soal Tempat Pemungutan Retribusi Parangtritis, Dinpar Bantul Beri Klarifikasi
Yogyakarta, tvOnenews.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan curhatan seorang warganet yang mengaku dikenai retribusi saat melintas di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Padahal, ia menyebutkan tujuannya bukan ke Pantai Parangtritis, melainkan menuju destinasi wisata Obelix yang berada di Kabupaten Gunungkidul.
Dalam postingan yang diunggah akun Instagram @jogja_admin, warganet tersebut mempertanyakan kebijakan penarikan retribusi karena merasa tidak mengunjungi destinasi wisata di Bantul, melainkan hanya melintas.
Saat itu tepatnya pada momentum lebaran kemarin, warganet itu sedang berlibur bersama keluarganya dengan menaiki dua mobil dan masing-masing mobil berisi enam orang.
"Kita sudah debat bahwasannya kita gak ke Pantai Parangtritis, namun disuruh bayar full, jika tidak membayar, penjaga TPR Parangtritis memaksa dengan alasan melewati areanya," curhat warganet.
Selain itu, ia juga mengeluhkan perbedaan tarif retribusi yang diminta oleh petugas. Padahal, jumlah penumpang dalam dua mobil masing-masing berisi enam orang.
Waktu itu, ia diminta untuk membayar full 1 mobil dengan tarif Rp15.000 per orang, berbeda dengan saudaranya.
"Penjaga tiket tetap kekeh bayar full 1 mobil yang berisikan enam orang dengan tarif Rp15.000 per orang. Sedangkan, mobil satunya hanya diwajibkan membayar 2 orang, sementara di dalamnya juga berisi 6 orang," kata dia.
Setibanya di Obelix, mereka kembali diminta untuk membayar tiket masuk di objek wisata tersebut.
Curhatan warganet itu pun memicu beragam respon dari pengguna media sosial lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Bantul memberikan klarifikasi. Diawali dengan ucapan permintaan maaf atas kondisi yang membuat wisatawan tidak nyaman.
Selain, pihaknya tidak menampik bila keberadaan TPR Parangtritis belum ideal sehingga petugas sekarang ini masih kesulitan dalam mengidentifikasi wisatawan yang ingin berwisata ke Bantul atau hanya sekadar lewat.
Kadang-kadang, alasan mau ke Gunungkidul sering dijadikan modus oleh wisatawan untuk menghindari pembayaran retribusi di TPR Parangtritis. Sebenarnya peristiwa serupa sudah terjadi sejak zaman dahulu.
"Dulu, ketika TPR-nya posisinya masih yang lama di utara, hal-hal semacam ini makin sering terjadi. Orang mau ke Grogol, mau ke JJLS, juga banyak debat di TPR (Parangtritis). Sekarang, TPR sudah pindah ke selatan, hal-hal seperti ini sebenarnya sudah jauh berkurang," kata Saryadi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dihubungi, Jumat (27/3/2026).