Sumber :
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Menantu Ponpes Ash Sholihah Dinonaktifkan sebagai Pengajar, Keberadaannya Misterius usai Dugaan Rudapaksa
Menantu pengasuh Pondok pesantren (ponpes) Ash-Sholihah bernama Nurul Huda (NH) dinonaktifkan dari tugasnya sebagai staf pengajar setelah mencuat dugaan rudapaksa terhadap seorang alumni santriwatinya inisial FN.
Sabtu, 12 September 2026 - 11:48 WIB
Kooperatif
Pada hari ini, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) DI Yogyakarta turut mengawal kasus dugaan ruda paksa yang melibatkan menantu Ponpes Ash-Sholihah.
Kepala Bidang Agama dan Keagamaan Islam, Kanwil Kemenag DIY, Aidi Johansyah meminta pihak pesantren untuk kooperatif. Dalam artian, perlindungan terhadap korban adalah prioritas utama pesantren.
"Ponpes diminta kooperatif, ada perlindungan terhadap korban. Karena ini sudah masuk dalam ranah hukum kepolisian," tegas Aidi.
Kanwil Kemenag DIY disebut juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) setempat terkait langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan. (scp/buz)