news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Alat pengolah sampah ramah lingkungan karya FTI UII..
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Mahasiswa FTI UII Kembangkan Alat Pengolah Sampah Popok Bayi Ramah Lingkungan

Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menciptakan alat pengolah sampah ramah lingkungan, misalnya sampah basah popok bayi.
Jumat, 15 Juli 2022 - 17:17 WIB
Reporter:
Editor :

Cara kerja komponen scrubber adalah mengalirkan air dari atas dan mengalirkan gas dari bawah. Pada proses kontak antara uap minyak dan air ini terjadi proses penyerapan sehingga uap tidak akan keluar ke lingkungan namun jatuh ke tempat air yang telah disediakan.

Air yang awalnya berwarna bening akan berubah keruh oleh jeratan partikular. Limbah cair dalam air tersebut kemudian bisa dibuang ke lingkungan dan asap yang dihasilkan sudah relatif cukup bersih.

Cholila Tamzysi, peneliti sekaligus dosen FTI UII menerangkan, proses pengolahan sampah dengan alat ini berlangsung antara satu hingga dua jam, tergantung dari jenis limbahnya.

"Kalau sampah yang kita bakar terdiri dari material yang mudah terbakar seperti plastik itu satu jam selesai, dan itu mudah kering. Tapi kalau sampah yang kita bakar itu seperti daun-daunan prosesnya agak lama, tergantung kering atau tidaknya," jelasnya.

Cholila menambahkan, biaya pembuatan alat ini mencapai sekitar Rp 20 juta.

"Itu sudah lengkap dari proses desain, kemudian manufaktur, pemilihan material, termasuk bagian stainless steel, ada yang bagian karbon biasa. Sekitar Rp 20 juta," ungkapnya.

Dekan FTI UII Hari Purnomo menyatakan, alat ini sengaja diciptakan untuk memberikan solusi permasalahan sampah di masyarakat. Hal ini sebagai salah satu wujud Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.

"Ini adalah Pilot Project FTI UII untuk dihibahkan di Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Magelang, karena di sana banyak sampah yang berserakan dan tidak ditanggulangi dengan baik oleh masyarakat setempat. Sehingga kecamatan meminta kepada kita untuk bisa bagaimana menanggulangi sampah tersebut," pungkasnya. (Apo/Buz).

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral