- tvOnenews.com/Ilham Ariyansyah
Modal Cuma Rp200 Ribu, Dijamin Cuan Mengalir Deras: Ini 7 Ide Jualan Takjil di Bulan Ramadhan
tvOnenews.com - Bulan Ramadhan atau bulan puasa bisa menjadi kesempatan emas untuk mengais rezeki.
Salah satunya dengan menjual takjil, makanan atau minuman yang disantap untuk berbuka puasa.
Tak hanya berfungsi sebagai peluang bisnis, menjual takjil juga memberikan kepuasan batin karena membantu orang-orang berbuka puasa dengan hidangan yang lezat.
- Fitra Ashari-Antara
Dengan modal sekitar Rp200 ribu, ternyata sudah bisa memulai bisnis takjil yang menguntungkan.
Berikut 7 ide jualan takjil di bulan Ramadhan yang bisa kamu coba untuk meraih cuan.
1. Kolak Pisang dengan Beragam Varian
Kolak pisang merupakan salah satu takjil yang paling dicari saat Ramadhan.
Dengan bahan yang sederhana seperti pisang, santan, gula merah, dan daun pandan, kamu bisa menghasilkan kolak pisang yang nikmat.
Untuk menambah variasi, kamu bisa menawarkan kolak pisang dengan tambahan bahan seperti kolang-kaling, ketan hitam, atau kacang hijau.
Dengan modal sekitar Rp200 ribu, kamu sudah bisa membeli bahan-bahan ini dalam jumlah cukup untuk membuat beberapa porsi kolak yang siap dijual.
Keuntungan jualan takjil kolak pisang yakni bisa dijual dengan harga terjangkau, mudah dibuat, dan sangat laris saat berbuka puasa.
2. Es Buah Segar
Es buah merupakan pilihan takjil yang sangat digemari karena selain menyegarkan, juga mengandung banyak vitamin dari buah-buahan segar.
Kamu bisa membuat es buah dari campuran berbagai jenis buah seperti melon, semangka, pepaya, dan nanas, lalu tambahkan sirup manis dan es serut.
Dengan modal Rp200 ribu, kamu sudah bisa membeli berbagai jenis buah dan sirup untuk membuat es buah dalam jumlah banyak.
Selain itu, kamu bisa menambahkan topping seperti nata de coco atau kelapa muda untuk memberikan variasi rasa.
3. Jajanan Pasar Tradisional
Jajanan pasar seperti klepon, onde-onde, dan lupis selalu menjadi primadona saat berbuka puasa.
Kamu bisa membuat jajanan pasar ini dengan bahan yang relatif murah, seperti ketan, kelapa parut, gula merah, dan tepung ketan.