news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fed AS naikkan suku bunga pertama sejak 2018, kekang lonjakan inflasi.
Sumber :
  • Antara

Federal Reserve AS Naikkan Suku Bunga Acuan Untuk Pertama Kali Sejak 2018

Federal Reserve AS pada Rabu (16/3/2022) menaikkan suku bunga acuannya untuk pertama kalinya sejak 2018 karena berusaha menjinakkan inflasi AS tertinggi dalam empat dekade. Bank sentral memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga dana federal sebesar seperempat poin persentase menjadi 0,25 hingga 0,50 persen.
Kamis, 17 Maret 2022 - 07:01 WIB
Reporter:
Editor :

Proyeksi ekonomi triwulanan The Fed yang dirilis Rabu (16/3/2022) menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat Fed memperkirakan suku bunga dana federal akan naik menjadi 1,9 persen pada akhir tahun ini dan sekitar 2,8 persen pada akhir 2023. Itu menyiratkan total tujuh kenaikan suku bunga seperempat persentase poin tahun ini dan tiga atau empat tahun depan.

"Tentu saja, proyeksi ini tidak mewakili keputusan atau rencana komite, dan tidak ada yang tahu dengan pasti di mana ekonomi akan berada satu tahun atau lebih dari sekarang," kata Ketua Fed Jerome Powell pada konferensi pers virtual.

Memperhatikan bahwa setiap pertemuan Fed adalah "pertemuan langsung" mengenai kenaikan suku bunga, Powell mengatakan "kami merasa ekonomi sangat kuat dan berada pada posisi yang baik untuk menahan kebijakan moneter yang lebih ketat."

"Jika kami menyimpulkan bahwa akan lebih tepat untuk bergerak lebih cepat untuk menghapus akomodasi, maka kami akan melakukannya. Saya tidak bisa secara spesifik menjelaskannya. Tapi itu pasti kemungkinan saat kita melewati tahun ini," katanya.

Ditanya kapan inflasi AS akan turun, Powell mengatakan bahwa dia memperkirakan inflasi "tetap tinggi hingga pertengahan tahun" dan mulai turun lebih tajam tahun depan.

"Mungkin perlu waktu lebih lama, tetapi saya yakin kita akan menurunkan inflasi," kata Powell, mengakui bahwa inflasi yang tinggi merugikan semua orang, terutama orang-orang yang menggunakan sebagian besar pendapatan mereka untuk membeli kebutuhan pokok seperti makanan, perumahan, dan transportasi.

"Kami tidak akan membiarkan inflasi tinggi bercokol. Biayanya akan terlalu tinggi. Dan kami tidak akan menunggu terlalu lama untuk melakukan itu," tambahnya.(Ant/Jeg)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral