news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa usia menghadiri Rapat Dewan Pengawas Danantara, di Jakarta, Rabu (15/10/2025)..
Sumber :
  • ANTARA

Omongan Menohok Purbaya Singgung Danantara yang Lebih Pilih Bayar Utang Whoosh Pakai APBN: Keahlian Anda Apa

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti langkah Danantara yang masih belum bersedia membayar utang Whoosh, tapi memilih menggunakan dana dari APBN.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:43 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pembayaran utang kereta cepat Whoosh sebaiknya menggunakan dana dari Danantara, bukan APBN.

Purbaya menyebut dirinya juga sudah menegaskan hal ini dalam rapat bersama Dewan Pengawas Danantara di Wisma Danantara, Rabu (15/10/2025).

Di hadapan CEO Danantara Rosan Roeslani, Purbaya menjelaskan bahwa holding tersebut memiliki pendanaan yang cukup besar yakni hampir Rp90 triliun yang didapatkan dari dividen BUMN.

"Sudah saya sampaikan, kenapa? Karena kan Danantara terima dividen dari BUMN kan hampir Rp90 triliun, itu cukup menutupi Rp2 triliun bayaran tahunan untuk kereta api cepat (Whoosh)," kata Purbaya, Rabu malam.

Ia menjelaskan, di tahun yang akan datang uang Danantara akan bertambah lebih banyak. 

Oleh karenanya, ia menilai utang Whoosh akan mampu dibayar dengan mudah oleh lembaga pengelola investasi tersebut.

Meski demikian, Purbaya mengungkapkan bahwa Danantara tetap ngotot untuk membayar utang Whoosh menggunakan APBN.

"Mereka ngotot aja," katanya.

Ia menjelaskan, dibanding membayar utang Whoosh, Danantara berencana untuk menaruh dividen tersebut sebagai obligasi.

Purbaya pun menilai bahwa jika keputusan itu dilakukan, maka tidak akan banyak berdampak pada perekonomian Indonesia.

"Sebagian katanya mau ditaruh di obligasi. Punya saya lagi, pemerintah lagi. Saya tadi sempat kritik, 'kalau Anda taruh obligasi segitu banyak di pemerintah, kehalian Anda apa?'," tutur Purbaya.

Namun, ia kemudian menjelaskan bahwa rencana itu disusun Danantara karena tahun ini akan segera berakhir sehingga tidak sempat untuk digunakan pada proyek yang ada.

Ke depannya, kata Purbaya, holding tersebut akan berupaya memperbaiki pengelolaan dana sehingga bisa membangun proyek yang membangun perekonomian dengan lebih baik lagi.

Lebih lanjut, Purbaya mengatakan bahwa CEO Danantara Rosan akan mengkaji dulu soal pembayaran utang Whoosh menggunakan dana lembaga tersebut.

Namun, ia menegaskan, pembayaran utang Whoosh tidak akan menggunakan APBN.

"Saya bilang saya udah mutus (memutuskan), kita tunggu seperti apa studinya," ungkapnya. (iwh)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral