- ANTARA
Saham BRMS Melonjak 7,6 Persen di Sesi I: Sentimen Kinerja dan Ekspansi Dorong Aksi Borong
Dari sisi operasional, produksi emas pada 3Q25 mencapai 17,5 ribu oz, naik 2,9 persen qoq. Kenaikan ini terjadi meskipun kegiatan pushback masih berlangsung. Akses ke bijih berkadar lebih tinggi di dasar pit menjadi faktor pendongkrak produksi.
Harga jual emas BRMS juga meningkat tajam:
-
ASP: US$3.468/oz, naik 6% qoq dan 39% yoy
Namun, cash cost naik 48 persen qoq karena aktivitas pengupasan yang lebih intens. Margin tunai berada di US$1.781/oz, turun 17 persen qoq.
Pushback diperkirakan rampung pada pertengahan kuartal I-2026, dengan panduan produksi 2025 tetap di kisaran 68–71 ribu oz.
Ekspansi Besar-Besaran: Pabrik CIL Diperluas, Tambang Bawah Tanah Menyusul
BRMS saat ini tengah menjalankan dua proyek besar yang diyakini akan menggenjot kapasitas dan nilai perusahaan dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
1. Pabrik CIL
-
CIL 1 diperluas dari 500 tpd menjadi 2.000 tpd
-
Target operasi: Oktober 2026
-
CIL 2 berkapasitas 4.500 tpd disiapkan untuk memastikan kelancaran produksi selama masa transisi
2. Tambang Bawah Tanah
-
Proyek berjalan sesuai jadwal
-
Progres terowongan: 350 meter
-
Menargetkan bijih berkadar 3,5–4,9 g/t
-
Ditargetkan beroperasi pertengahan 2027
-
Potensi melipatgandakan produksi emas hingga tiga kali lipat pada 2027–2028
Selain itu, BRMS akan memulai program pengeboran besar di Gorontalo untuk sertifikasi JORC pada awal 2027. Jika cadangan baru terkonfirmasi, valuasi perusahaan berpeluang terkerek lebih tinggi.
Analis Kompak Rekomendasikan Buy: Target Hingga Rp1.200
Meningkatnya visibilitas pertumbuhan membuat banyak analis semakin optimistis terhadap arah BRMS.
BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi buy dengan target Rp1.080.
KB Valbury Sekuritas lebih agresif:
-
Rekomendasi: buy
-
Target harga baru: Rp1.200 (melonjak dari target sebelumnya Rp560)
Target harga tersebut merefleksikan ekspektasi kenaikan laba, proyeksi peningkatan produksi serta ASP yang tetap tinggi seiring tren harga emas global.
Dengan kombinasi kinerja kuat, prospek panjang yang solid, dan minat beli investor yang terus meningkat, BRMS kini menjadi salah satu saham tambang emas yang paling diperhatikan di penghujung 2025. (nsp)