news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menggelar Madani Visual Parade (MVP)..
Sumber :
  • PNM

1.000 Pelajar Angkat Kisah Ibu Lewat MVP PNM, Buat Karya Visual yang Bukan Sekadar Konten Viral

PNM kembali menggelar lomba video Madani Visual Parade (MVP) sebagai ajang bagi ribuan pelajar untuk membuat karya terbaik dengan mengusung tema “Ibuku Pahlawanku”.
Jumat, 16 Januari 2026 - 20:35 WIB
Reporter:
Editor :

 

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 1.000 pelajar tingkat SLTA dari berbagai daerah di Indonesia mengangkat peran ibu sebagai pahlawan dalam keluarga melalui ajang Madani Visual Parade (MVP) yang diselenggarakan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Kompetisi ini menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk menyalurkan karya visual yang tidak sekadar mengejar popularitas, tetapi sarat makna dan refleksi personal.

Di tengah tren pembuatan konten visual di kalangan pelajar, PNM menghadirkan MVP sebagai wadah yang memberi arah pada kreativitas siswa. Melalui lomba video bertema “Ibuku Pahlawanku”, peserta diajak menyusun narasi visual tentang sosok ibu sebagai figur terdekat dalam kehidupan.

MVP merupakan agenda nasional PNM yang bertujuan memberikan apresiasi kepada para ibu di Indonesia sekaligus menumbuhkan empati sosial di kalangan pelajar.

Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, cakupan MVP diperluas. Jika sebelumnya hanya diikuti siswa SMK dengan total hadiah puluhan juta rupiah, kini kompetisi ini terbuka bagi seluruh jenjang SLTA dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.

Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria, menegaskan bahwa MVP bukan sekadar ajang lomba, melainkan sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk memaknai peran ibu melalui cerita visual yang berdampak.

“Kami melihat kreativitas anak-anak SLTA hari ini bukan hanya soal teknis pembuatan video, tetapi bagaimana mereka menggunakan konten sebagai cara membaca kondisi, menangkap realitas, dan menyampaikan pesan dengan empati. MVP kami hadirkan sebagai ruang belajar, ruang berekspresi, sekaligus ruang menumbuhkan perspektif,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).

Antusiasme peserta pun meningkat signifikan, dengan keterlibatan sekitar 1.000 siswa dari 86 sekolah di berbagai wilayah Tanah Air.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa MVP memberinya sudut pandang baru dalam berkarya. "Biasanya kami bikin video supaya viral atau estetik. Tapi lewat MVP, kami belajar bikin konten yang punya makna, kayak refleksi tentang kota kami, tentang ibu kami, tentang hal-hal yang selama ini kami anggap biasa".

Nilai reflektif tersebut juga tercermin dalam rangkaian kegiatan bagi 10 finalis terbaik SLTA yang mengikuti winner tour selama tiga hari dua malam di Jakarta.

Agenda ini mencakup tur kota hingga Sashiko Workshop. Para finalis juga mengikuti talkshow bertajuk “Refleksi Kota & Asa Madani” bersama produser Vindes Iqbal Raisid dan sutradara film “Suka Duka Tawa untuk Tujuan” Aco Tenriyagelli. 

Kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas sudut pandang peserta dalam memproduksi karya visual yang bernilai sosial.

PNM menempatkan konten visual sebagai medium refleksi untuk membaca kehidupan, kota, serta harapan masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai Asa Madani yang diusung PNM sebagai institusi yang terus menebar harapan dan pemberdayaan bagi nasabah serta masyarakat Indonesia.

“PNM memberi sentuhan madani itu, karena kami percaya dari karya-karya ini akan lahir generasi muda yang lebih peka dan berdaya,” tutup Dodot.

Seluruh rangkaian winner tour difasilitasi sepenuhnya oleh PNM, mulai dari tiket pesawat hingga akomodasi penginapan tanpa dipungut biaya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya PNM mengenalkan program pemberdayaan sejak dini kepada pelajar, yang diharapkan kelak dapat berkontribusi langsung sebagai garda terdepan pemberdayaan masyarakat, termasuk melalui peran Account Officer (AO). (rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:04
02:11
03:07
01:56
05:09
04:48

Viral