news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi IHSG..
Sumber :
  • Antara

IHSG Dibuka Turun ke 8.894, Analis Prediksi Tekanan Berlanjut hingga Akhir Pekan

IHSG hari ini dibuka melemah 1,08 persen ke 8.894. Analis menilai indeks berpotensi lanjut koreksi jelang akhir pekan di tengah sentimen global.
Jumat, 23 Januari 2026 - 11:00 WIB
Reporter:
Editor :

Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar menunggu rilis data uang beredar dalam arti luas atau M2 Money Supply untuk Desember 2025. Data ini dinilai penting untuk melihat arah likuiditas dan potensi pergerakan ekonomi nasional dalam beberapa bulan ke depan.

Bursa Global Menguat, Asia Bergerak Variatif

Pada perdagangan Kamis (22/1/2026), bursa Eropa ditutup kompak menguat. Indeks Euro Stoxx 50 naik 1,22 persen, FTSE 100 Inggris menguat 0,12 persen, DAX Jerman naik 0,20 persen, dan CAC Prancis melonjak 0,99 persen.

Wall Street juga mencatatkan penguatan. Indeks Dow Jones naik 0,63 persen ke level 49.384,01, S&P 500 menguat 0,55 persen ke 6.913,35, dan Nasdaq naik 0,76 persen ke posisi 25.518,35.

Namun, pergerakan bursa saham regional Asia pada Jumat pagi menunjukkan arah yang bervariasi, antara lain:

  • Indeks Nikkei (Jepang): naik 182,40 poin atau 0,34 persen ke 53.871,30

  • Indeks Shanghai (China): menguat 6,02 poin atau 0,15 persen ke 4.128,60

  • Indeks Hang Seng (Hong Kong): melemah 111,38 poin atau 0,34 persen ke 26.871,30

  • Indeks Strait Times (Singapura): naik 50,66 poin atau 1,05 persen ke 4.878,97

Kondisi pasar global yang cenderung positif belum sepenuhnya mampu mengangkat IHSG, yang masih dibayangi aksi ambil untung dan sikap hati-hati investor menjelang akhir pekan.

Investor Diminta Waspada Volatilitas

Analis menilai pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih akan dipengaruhi sentimen global, khususnya kebijakan suku bunga The Fed dan perkembangan ekonomi di Asia. Selain itu, rilis data domestik seperti M2 Money Supply juga berpotensi memicu volatilitas pasar.

Dengan kondisi tersebut, investor disarankan untuk tetap mencermati pergerakan pasar secara real-time dan mengelola portofolio secara selektif. Meski IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dalam waktu dekat, peluang rebound tetap terbuka seiring membaiknya sentimen global dan stabilitas ekonomi nasional. (ant/nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral