news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS..
Sumber :
  • Antara

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp16.847 per Dolar AS, Sentimen Global Dorong Optimisme Pasar

Rupiah hari ini menguat ke Rp16.847 per dolar AS setelah isyarat Presiden AS tak menyerang Greenland secara militer. Penguatan dinilai masih terbatas.
Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB
Reporter:
Editor :

BI Rate Ditahan Dinilai Tepat

Terkait keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75 persen, Ariston menilai langkah tersebut sudah tepat. Menurutnya, menjaga stabilitas rupiah menjadi salah satu prioritas utama bank sentral di tengah tekanan eksternal dan domestik yang masih cukup besar.

“Jika Bank Indonesia memangkas suku bunga lagi atau memberi indikasi pelonggaran terus, mungkin bank sentral Indonesia tidak kuat untuk menahan pelemahan rupiah,” ucapnya.

Dengan mempertahankan BI-Rate, BI dinilai berupaya menjaga keseimbangan antara mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Langkah ini diharapkan mampu meredam tekanan eksternal, terutama dari pergerakan dolar AS yang masih dipengaruhi arah kebijakan moneter The Federal Reserve.

Sentimen Global Masih Jadi Faktor Utama

Ke depan, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh dinamika global, termasuk kebijakan moneter AS, perkembangan geopolitik, serta pergerakan pasar saham internasional. Selain itu, investor juga akan mencermati rilis data ekonomi utama dari dalam negeri yang dapat memengaruhi persepsi pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Meski rupiah hari ini menguat, pelaku pasar diimbau tetap waspada terhadap potensi volatilitas, mengingat ketidakpastian global masih cukup tinggi. Namun, meredanya ketegangan geopolitik dan stabilitas kebijakan moneter domestik menjadi modal positif bagi rupiah untuk menjaga kinerja di pasar valuta asing dalam jangka pendek.

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral