news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

PVTPP Kementan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih..
Sumber :
  • Kementan

Transformasi Layanan Pertanian, PVTPP Kementan Perkenalkan Siperintis untuk Cegah Korupsi

PVTPP Kementan diharap mampu menjadi rujukan bagi unit kerja lain di lingkungan Kementerian Pertanian dalam menghadirkan layanan publik yang profesional dan terintegrasi.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:39 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian (PVTPP Kementan) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dengan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Kegiatan ini dirangkai dengan penandatanganan Pakta Integritas serta peluncuran awal aplikasi Siperintis sebagai bagian dari penguatan sistem pelayanan publik yang berintegritas.

Deklarasi tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk mencegah praktik korupsi, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Suwandi, saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini adalah langkah strategis yang menunjukkan komitmen tinggi kita untuk mewujudkan perilaku yang menjauhi korupsi. Integritas harus diterapkan tidak hanya di kantor, tetapi juga di rumah,” ujar Suwandi, Jumat (23/1/2026).

Suwandi menegaskan bahwa seluruh aparatur Kementerian Pertanian memiliki tanggung jawab moral sebagai abdi negara dan abdi masyarakat untuk menjalankan amanah secara lurus serta menghadirkan layanan terbaik yang berlandaskan nilai-nilai BerAKHLAK.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan sistem digital dalam mendukung kinerja organisasi. Menurutnya, aplikasi Siperintis menjadi instrumen penting untuk menciptakan proses kerja yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien, terutama di tengah peningkatan jumlah pegawai Kementan seiring masuknya tenaga penyuluh pertanian.

“Memang tidak mudah, tetapi dengan diluncurkannya Siperintis, beban kerja akan semakin ringan dan sistem pengumpulan data menjadi lebih baik dalam kerangka besar teknologi informasi,” katanya.

Lebih lanjut, Suwandi berharap PVTPP mampu menjadi rujukan bagi unit kerja lain di lingkungan Kementerian Pertanian dalam menghadirkan layanan publik yang profesional dan terintegrasi.

“Saya menaruh harapan agar apa yang dikakukan ini menjadi contoh nyata bagi pelayanan di unit lain,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat PVTPP Leli Nuryati menjelaskan bahwa deklarasi zona integritas menuju WBK yang dilaksanakan tahun ini merupakan kali keempat sejak pertama kali digelar pada 2023.

Langkah tersebut menjadi bukti konsistensi PVTPP dalam membangun budaya kerja yang bersih dan berintegritas.

“Pada tahun ini, kami mohon doa dan dukungan agar PVTPP dapat mengikuti ajang WBK nasional yang akan dibimbing langsung oleh Inspektorat Jenderal Kementan,” ungkap Leli.

Leli menegaskan bahwa integritas menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang dapat dipercaya masyarakat.

Melalui penerapan aplikasi Siperintis atau Sistem Pelayanan Perlindungan Varietas dan Perizinan Pertanian Terintegrasi, PVTPP memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui sistem pelayanan digital yang terbuka dan terukur.

“Siperintis tidak hanya memberikan layanan secara online, tetapi juga membuka ruang pengawasan publik terhadap kinerja petugas kami. Sistem ini mampu menghemat waktu dan memiliki fitur-fitur pencegahan korupsi,” jelasnya.

Ia berharap berbagai capaian yang telah diraih PVTPP dapat memacu seluruh jajaran untuk terus memperkuat budaya integritas serta komitmen anti korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian.

“Apa yang kita lakukan harus ditingkatkan demi pelayanan yang lebih baik dan berintegritas,” jelasnya. (rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral