news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Nasabah bertransaksi keuangan melalui mesin ATM Bank BRI di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA

ATM Tutup 1.399 Unit dalam Setahun, OJK Ungkap Penyebab dan Tren Perbankan ke Depan

ATM tutup 1.399 unit dalam setahun. OJK ungkap penyebab tren ATM tutup dan pergeseran layanan perbankan ke digital.
Senin, 26 Januari 2026 - 08:35 WIB
Reporter:
Editor :

Menurut Dian, digitalisasi perbankan tidak hanya mengubah pola transaksi, tetapi juga membantu bank meningkatkan efisiensi operasional. Pengurangan jumlah ATM fisik berarti bank dapat menekan biaya perawatan mesin, sewa lokasi, pengisian uang tunai, hingga biaya keamanan. Efisiensi tersebut diyakini akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan dan profitabilitas perbankan secara keseluruhan.

“Efisiensi tersebut pada akhirnya dapat memperkuat kinerja keuangan dan mendukung profitabilitas perbankan,” tambahnya.

Meski tren ATM tutup semakin kuat, OJK menilai akses layanan keuangan masyarakat tetap terjaga melalui penguatan layanan digital dan perluasan jaringan agen bank. Dengan demikian, masyarakat masih dapat melakukan transaksi keuangan dasar tanpa harus bergantung sepenuhnya pada mesin ATM.

Namun, di sejumlah daerah, terutama wilayah rural dan terpencil, keberadaan ATM masih dinilai penting. Oleh karena itu, OJK mendorong perbankan untuk tetap mempertimbangkan aspek inklusi keuangan saat memutuskan ATM tutup, agar masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan digital tetap memperoleh akses perbankan yang memadai.

Fenomena ATM tutup ini juga mencerminkan perubahan besar dalam ekosistem keuangan nasional. Indonesia kini bergerak menuju masyarakat yang semakin cashless, di mana transaksi berbasis digital menjadi pilihan utama. Hal ini dinilai mampu mempercepat perputaran uang, meningkatkan efisiensi ekonomi, serta memperluas akses layanan keuangan berbasis teknologi.

Dengan 1.399 unit ATM tutup dalam setahun, industri perbankan nasional memasuki fase baru transformasi digital. Ke depan, bukan tidak mungkin jumlah ATM akan terus berkurang seiring dengan meningkatnya adopsi layanan digital. Meski demikian, bank tetap diharapkan menjaga keseimbangan antara efisiensi bisnis dan kebutuhan masyarakat akan akses layanan keuangan yang merata. (nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:37
08:43
02:27
01:02
05:57
01:10

Viral