- tvOnenews - Abdul Gani Siregar
Rupiah Menguat, Purbaya Bantah Efek Thomas Jadi Deputi BI: Pasar Percaya Arah Bank Sentral
“Kalau saya di keuangan ya kewajiban saya hanya memastikan bahwa program-program ekonominya berjalan dengan baik, fondasi akan membaik terus ke depan dan investor melihat itu dan mereka masuk ke sini sehingga Rupiah ikut menguat dengan signifikan,” ujarnya.
“Saya pikir arahnya ke sana, karena perbaikan ekonomi kita bukan cuma lihat dengan kertas, kita akan betul-betul perbaiki,” sambung Purbaya.
Sebagai catatan, berdasarkan data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan Selasa (27/1/2026) dengan menguat 0,06 persen ke level Rp16.760 per US$. Penguatan ini melanjutkan tren positif sehari sebelumnya, ketika rupiah ditutup menguat 0,24 persen di posisi Rp16.770 per US$ pada Senin (26/1/2026).
Sebelumnya, Komisi XI DPR RI melalui rapat internal telah menyetujui Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI, menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatannya pada 13 Januari 2026. Keputusan tersebut menjadi salah satu perhatian pelaku pasar di tengah penguatan aset keuangan domestik. (agr)