news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wamendagri Bima Arya dan Kepala Badan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Kadin Indonesia Titi Khoiriah..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Wamendagri dan Kadin Dorong Daerah Jadi Motor Industri Halal, Targetkan RI Kuasai Pasar Global

Wamendagri menyebut bahwa prospek industri halal Indonesia sangat cerah, dengan catatan penguatan ekosistem dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Rabu, 28 Januari 2026 - 15:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menegaskan penguatan ekosistem halal nasional menjadi kunci bagi Indonesia untuk tampil sebagai pemain utama industri halal dan ekonomi syariah dunia.

Sinergi pusat–daerah hingga pelaku usaha dinilai krusial agar potensi besar tersebut tidak berhenti pada wacana.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, menilai prospek industri halal Indonesia sangat cerah, dengan catatan penguatan ekosistem dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

“Di Indonesia saat ini memiliki prospek yang sangat cerah dengan catatan kita mampu untuk terus menguatkan ekosistem halalnya. Ekosistem halal ini dari hulu ke hilir, dimulai dari produksi, distribusi, sampai juga sosialisasi edukasi dan lain-lain,” ujar Bima Arya di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, penguatan ekosistem halal tidak cukup hanya dengan regulasi, tetapi juga membutuhkan pembangunan kultur dan infrastruktur yang mendukung industri halal secara berkelanjutan.

“Kita perlu membangun kultur yang memahami industri halal sekaligus juga infrastruktur. Kemendagri terus bersinergi bersama semua untuk memastikan pemimpin-pemimpin daerah ini bukan saja paham tapi juga menjadi motor penggerak ke depan untuk menguatkan ekosistem,” tegasnya.

Bima Arya menekankan peran strategis pemerintah daerah dalam mendorong percepatan industri halal, termasuk melalui dukungan anggaran di tingkat daerah.

“Mengalokasikan di APBD masing-masing untuk membantu proses sertifikasi halal, kemudian sosialisasi, edukasi, kemudian juga menginventarisir keunggulan apa di daerahnya yang bisa diangkat menjadi proses bagian dari Kemendagri,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Badan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Kadin Indonesia, Titi Khoiriah, menyatakan komitmen dunia usaha untuk menjadikan Indonesia pusat ekonomi syariah dan industri halal global.

“Dari Kadin memang event Kadin Shariah Outlook ini kita mendorong Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah sekaligus menjadi pelaku ekonomi di sektor syariah dan industri halal,” ujar Titi.

Ia menegaskan ambisi Indonesia tidak hanya sebagai pasar, tetapi juga produsen utama produk halal yang mampu mendominasi pasar domestik dan menembus pasar internasional.

“Kita ingin Indonesia menjadi produsen produk halal yang tentunya menguasai pasar domestik Indonesia, maupun menguasai dan berekspansi di global,” katanya.

Menurut Titi, target besar tersebut hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha nasional maupun global.

“Ini menjadi kolaborasi lintas kementerian dan mendapat dukungan dari para pelaku usaha Indonesia, pelaku usaha dunia. Artinya dengan kolaborasi dan sinergi bersama Indonesia bisa menjadi pemain utama untuk produk halal sekaligus syariah,” pungkasnya. (agr/rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
04:54
01:29
01:03
01:32
08:21

Viral