- Istimewa
Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2
Hingga akhir 2025, NICE telah menggelar 16 acara berskala nasional dan internasional, dengan kapasitas pengunjung hingga sekitar 100.000 orang untuk kegiatan berskala besar, serta didukung area parkir yang mampu menampung sekitar 7.500 kendaraan.
Tingkat utilisasi awal yang kuat menegaskan peran NICE tidak hanya sebagai fasilitas MICE, tetapi juga sebagai sumber pendapatan berulang bagi entitas anak Perseroan sekaligus penggerak aktivitas ekonomi kawasan dengan efek berganda yang luas.
Daya tarik PIK 2 juga diperkuat oleh peningkatan aksesibilitas melalui Jalan Tol KATARAJA yang menghubungkan kawasan secara langsung dengan jaringan infrastruktur utama Jabodetabek.
Akses ini memungkinkan waktu tempuh ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar tujuh menit, serta ditunjang konektivitas transportasi publik dan akses kawasan yang semakin matang.
Sinergi antara operasional NICE dan konektivitas infrastruktur tersebut diyakini akan mendorong arus pengunjung dan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat permintaan produk residensial dan komersial PIK 2 dalam jangka menengah dan panjang.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma alias Aguan menyampaikan bahwa pencapaian pra penjualan sepanjang 2025 mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kehati-hatian di tengah perubahan pasar.
“Kami memandang tahun 2025 sebagai periode konsolidasi yang sehat. Di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian daya beli, PANI tetap fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Aguan dalam keterbukaan informasi, Jumat (6/2/2026).
“Pencapaian 100% target pra penjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK 2 yang terintegrasi, relevan dengan kebutuhan pasar, dan berbasis fundamental yang kuat tetap mendapatkan kepercayaan konsumen dan investor,” ujarnya.
Ke depan, PANI akan terus mengedepankan strategi pengembangan yang prudent dengan fokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem kawasan serta optimalisasi portofolio produk. (rpi)