news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

CEO Danantara, Rosan Roeslani.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Danantara Borong Saham Unggulan, IHSG Berpeluang Menguat Usai Koreksi

Danantara berencana memborong saham unggulan di BEI usai koreksi tajam. Langkah ini dinilai menopang IHSG dan meningkatkan likuiditas pasar saham.
Senin, 9 Februari 2026 - 14:29 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat pada pekan ini. Salah satu sentimen utama datang dari langkah Danantara yang berencana memborong saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah pasar mengalami koreksi cukup dalam pada pekan lalu.

Analis CGS International Sekuritas Indonesia menilai masuknya Danantara ke pasar saham berpotensi menjadi katalis positif bagi IHSG, terutama dalam memperkuat likuiditas yang sempat tertekan akibat aksi jual bersih investor asing.

“Rencana Danantara membeli saham-saham berkualitas di BEI berpeluang menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG,” ungkap analis CGS International dalam riset yang dirilis hari ini.

Sepanjang pekan lalu, pasar saham domestik menghadapi tekanan signifikan dengan aksi net sell asing mencapai Rp13,92 triliun. Kondisi ini mendorong IHSG terkoreksi, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar. Oleh karena itu, langkah Danantara memborong saham unggulan dinilai mampu menjadi penopang pasar sekaligus memberikan sinyal kepercayaan terhadap fundamental emiten nasional.

Danantara sendiri dikenal sebagai investor institusi domestik yang memiliki fokus pada saham-saham berkualitas dengan fundamental kuat. Rencana akumulasi saham ini diyakini dapat membantu menstabilkan pergerakan IHSG di tengah ketidakpastian global, termasuk tekanan dari pasar saham Amerika Serikat dan tren penurunan harga komoditas.

Secara teknikal, CGS International memperkirakan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Area support IHSG diperkirakan berada di kisaran:

  • 8.170

  • 8.010

Sementara itu, area resistance IHSG berada di rentang:

  • 8.490

  • 8.650

Dengan masuknya Danantara sebagai pembeli saham unggulan, potensi rebound IHSG dinilai semakin terbuka, meskipun investor tetap mencermati perkembangan eksternal yang dapat memengaruhi sentimen pasar global.

Selain faktor Danantara memborong saham, pasar juga tengah menyoroti dinamika di sektor keuangan nasional. Analis Phintraco Sekuritas menilai perhatian investor masih tertuju pada perkembangan terbaru di pasar modal, menyusul mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sejumlah pejabat tinggi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun, langkah cepat pemerintah menunjuk pejabat baru dinilai mampu meredam kekhawatiran pelaku pasar. Pemerintah menetapkan Friderica Widyasari sebagai Ketua dan Wakil Ketua OJK serta Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama BEI. Penunjukan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas dan kepercayaan investor terhadap tata kelola pasar modal Indonesia.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
04:15
01:40
02:00
03:00
05:29

Viral