news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri tasyakuran HUT ke-53 KSPSI dan peringatan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026)..
Sumber :
  • Humas Polri

Hadiri HUT KSPSI-Harpekindo, Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Kawal Hak Buruh dan Iklim Investasi

Kapolri Listyo Sigit menilai, penguatan sinergi antarpemangku kepentingan di Indonesia menjadi kunci atau fondasi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:21 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-53 KSPSI dan peringatan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) di lokasi pembangunan Pusdiklat, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).

Dalam agenda tersebut, Sigit yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI menyoroti pentingnya penguatan sinergi antara Polri, kalangan buruh, serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci menghadapi dinamika global yang berpotensi mempengaruhi stabilitas dalam negeri.

"Tentunya harapan kita ke depan, sinergitas kita, kolaborasi kita juga akan terus  semakin baik. Kemudian tentunya memang menghadapi situasi dinamika global yang tidak mudah karena memang dinamika global tersebut tentunya juga berdampak terhadap situasi di dalam negeri," kata Sigit.

Ia menjelaskan, setiap negara saat ini berupaya memperkuat diri dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Jika tidak diantisipasi bersama, dampak situasi global bisa merembet ke sektor ketenagakerjaan nasional.

Untuk meredam potensi gejolak di bidang ketenagakerjaan, Sigit menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus mengupayakan langkah mitigasi melalui berbagai kebijakan strategis.

"Bapak Presiden ke depan tentunya akan terus mendorong di dalam program Asta Citanya untuk terus mendorong berbagai program prioritas strategis. Antara lain bagaimana beliau mendorong hilirisasi dan salah satu yang akan dilaksanakan adalah beliau akan segera melaksanakan dan mendorong pembangunan 18 industri strategis," ujar Sigit.

"Dan harapannya ini juga tentunya membuka lapangan pekerjaan yang baru," tambah Sigit menekankan.

Sigit menilai, penguatan sinergi antarpemangku kepentingan juga menjadi fondasi menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pengusaha dan serikat pekerja agar investasi dan pengembangan usaha dapat berjalan seiring dengan perlindungan hak tenaga kerja.

"Oleh karena itu tentunya perlu adanya kolaborasi antara pengusaha dan rekan-rekan serikat sehingga di satu sisi mereka mau berinvestasi, mereka mau mengembangkan usahanya," ucap Sigit.

Ia menegaskan, Polri berkomitmen mengawal dan mendukung perjuangan buruh dalam memperoleh hak-haknya secara adil.

"Di sisi lain lain juga mereka tetap harus memperhatikan hak-hak dari para pekerja, hak-hak dari buruh. Keseimbangan ini yang tentunya harus kita jaga. Rekan-rekan buruh harus tetap terus memperjuangkan namun melalui koridor aturan yang benar," ucap Sigit.

Lebih lanjut, Sigit mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.

"Sehingga kemudian rekan-rekan juga siap untuk bersaing dengan buruh di mancanegara. Dan kita tunjukkan bahwa buruh-buruh Indonesia juga tidak kalah profesional, tidak kalah tangguh, dan tidak kalah hebat dengan bruuh di luar," tutup Sigit. (rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral