news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dari Achmad Bakrie hingga Anindya: Siapa Pemilik PT Bakrie & Brothers dan Mengapa Right Issue Jadi Penentu Masa Depan.
Sumber :
  • Istimewa

Dari Achmad Bakrie hingga Anindya: Siapa Pemilik PT Bakrie & Brothers dan Mengapa Right Issue Jadi Penentu Masa Depan

Siapa pemilik PT Bakrie & Brothers? Simak sejarah lengkap, struktur saham terbaru, dan rencana right issue BNBR yang jadi penentu arah bisnis ke depan.
Jumat, 27 Februari 2026 - 11:45 WIB
Reporter:
Editor :

Peran Keluarga Bakrie di Manajemen

Meski kepemilikan saham tersebar, kendali manajerial BNBR masih berada di tangan keluarga Bakrie. Saat ini, posisi Presiden Direktur dijabat oleh Anindya Novyan Bakrie, generasi penerus keluarga Bakrie yang juga aktif di berbagai organisasi bisnis nasional.

Di jajaran direksi dan komisaris, nama-nama internal Grup Bakrie masih mendominasi, menandakan peran strategis keluarga dalam pengambilan keputusan bisnis perseroan.

Sejarah Panjang: Dari Perdagangan hingga Konglomerasi

Jejak Bakrie & Brothers dimulai pada 1942, ketika Achmad Bakrie merintis usaha perdagangan umum dan agen komisi. Perusahaan resmi berdiri pada 1951 dan kemudian menjadi pelopor industri pipa baja di Indonesia.

Ekspansi berlanjut pada 1970-an ke sektor konstruksi baja dan pengerjaan logam. Perseroan mendirikan sejumlah anak usaha, seperti Bakrie Building Industries di bidang bahan bangunan dan Bakrie Tosanjaya—kini dikenal sebagai Bakrie Autoparts—di sektor komponen otomotif.

Tonggak penting terjadi pada 1989, saat Bakrie & Brothers resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Pada dekade 1990-an hingga awal 2000-an, ekspansi agresif dilakukan ke sektor perkebunan, pertambangan, migas, properti, hingga infrastruktur, menjadikan Bakrie & Brothers sebagai salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia.

Krisis, Restrukturisasi, dan Divestasi

Krisis keuangan global 2008 menjadi titik balik. BNBR mencatat outstanding debt besar, termasuk keterkaitan dengan Bumi Resources. Restrukturisasi dilakukan melalui pelepasan saham dan divestasi aset strategis untuk menekan beban utang.

Pada periode berikutnya, perseroan juga melepas kepemilikan di sejumlah entitas, seperti Bakrie Sumatra Plantation, Bakrie Telecom, dan Bakrieland Development. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelangsungan usaha dan menata ulang struktur keuangan.

Arah Baru di Infrastruktur dan Manufaktur

Kini, Bakrie & Brothers memfokuskan bisnis pada sektor manufaktur logam, komponen otomotif, bahan bangunan, serta infrastruktur, termasuk jalan tol dan energi. Proyek Jalan Tol Cimanggis–Cibitung menjadi salah satu andalan yang diharapkan memberikan kontribusi jangka panjang.

Rencana right issue 2026 menjadi sinyal bahwa perseroan tengah menyiapkan fondasi baru setelah melalui fase restrukturisasi panjang. Bagi investor, langkah ini dipandang sebagai ujian kepercayaan terhadap transformasi BNBR sekaligus arah masa depan Grup Bakrie di tengah dinamika ekonomi nasional. (nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral