news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Saat Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertingginya, Harga Emas Antam Stagnan di Rp1,42 juta per gram, Ternyata Ini Penyebabnya....
Sumber :
  • Antara Foto

Harga Emas Dunia Meledak Tembus US$5.300, Ketegangan AS–Iran Jadi Pemicu Utama

Harga emas dunia melonjak ke US$5.360 akibat eskalasi konflik AS dan Iran. Saham emiten emas di BEI kompak menguat signifikan.
Senin, 2 Maret 2026 - 11:28 WIB
Reporter:
Editor :

Tak kalah kuat, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) naik 5,32% ke posisi 1.980, sementara PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menguat 5,15% ke level 1.020.

Kenaikan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek kinerja emiten emas, seiring membaiknya harga jual komoditas di pasar global.

Daftar Saham Emas yang Menguat

Seiring lonjakan harga emas dunia, berikut daftar saham emiten emas yang mencatatkan penguatan signifikan:

  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 5,15% ke level 1.020

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 5,06% ke level 4.570

  • PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) naik 5,32% ke level 1.980

  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) naik 4,50% ke level 8.700

  • PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) naik 5,56% ke level 3.420

  • PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik 4,55% ke level 575

  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 4,00% ke level 3.900

  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 0,33% ke level 7.675

  • PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 0,79% ke level 28.825

Mayoritas saham tersebut bergerak di zona hijau, menandakan sentimen positif yang cukup merata di sektor emas dan pertambangan.

Konflik AS–Iran Jadi Faktor Penentu

Lonjakan harga emas kali ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap dinamika geopolitik global. Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran meningkatkan kekhawatiran akan gangguan stabilitas kawasan Timur Tengah, yang selama ini menjadi salah satu pusat kepentingan ekonomi dan energi dunia.

Dalam situasi seperti ini, emas kembali menegaskan perannya sebagai aset lindung nilai utama. Investor cenderung mengamankan portofolio dari potensi gejolak pasar dengan meningkatkan eksposur ke logam mulia.

Prospek Emas dan Saham Tambang ke Depan

Jika ketegangan geopolitik terus berlanjut, harga emas berpotensi tetap berada di level tinggi atau bahkan melanjutkan penguatan. Kondisi tersebut dapat menjadi katalis lanjutan bagi saham-saham emiten emas di BEI.

Namun, investor tetap perlu mencermati volatilitas pasar. Harga emas yang bergerak cepat kerap diikuti aksi ambil untung, baik di pasar komoditas maupun saham.

Kesimpulan

Lonjakan harga emas dunia hingga menembus US$5.300 per troy ons menjadi sinyal kuat meningkatnya kekhawatiran global akibat konflik Amerika Serikat dan Iran. Dampaknya langsung terasa di pasar saham Indonesia, dengan emiten emas mencatatkan penguatan signifikan.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
02:00
31:29
06:07
02:10:05
06:57

Viral