news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Harga Barang dan Jasa Berpotensi Naik, Gubernur DKI Harap Perang Iran vs As-Israel Cepat Selesai

Pramono Anung berharap perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel tidak berlangsung lama dan segera selesai supaya tidak mempengaruhi kenaikan harga barang dan jasa.
Selasa, 3 Maret 2026 - 17:36 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel tidak berlangsung lama dan segera selesai.

“Jadi memang mudah-mudahan secara sungguh-sungguh saya sebagai Gubernur Jakarta berharap agar perang ini tidak berlangsung lama,” kata Pramono dikutip Selasa (3/3/2026).

Dia mengatakan jika perang terjadi berkepanjangan, maka pasokan global akan terganggu. Hal ini akan berdampak terhadap kenaikan harga barang dan jasa.

Pasalnya, jalur distribusi pasokan global seperti minyak hingga kebutuhan pokok lainnya melewati Selat Hormuz sebagai jalur utama.

“Kenapa barang dan jasa? Karena pertama supply chain-nya ini kan melalui Selat Hormuz, yang di situ hampir 30 persen lebih minyak dunia itu selalu melewati selat ini, termasuk juga barang-barang yang lain,” jelas Pramono.

Diberitakan sebelumnya, Iran menuding AS dan Israel telah melakukan aksi terorisme dan pembunuhan terencana (assassination) terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Iran, serangan gabungan kedua negara itu telah melanggar prinsip dan norma hukum internasional, termasuk Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Tindakan teroris oleh AS dan rezim Zionis [Israel], yang melakukan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi serta pejabat tinggi lainnya melalui agresi militer terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan nasional negara [Iran], merupakan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap seluruh prinsip dan norma internasional,” katanya dikutip dari pernyataan resmi Iran, Minggu (1/3/2026).

Menurut pemerintah Iran, penggunaan kekuatan militer terhadap pimpinan negara berdaulat tidak dapat dibenarkan dalam sistem hukum internasional.

Serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) dini hari waktu setempat menyasar sejumlah wilayah strategis, termasuk ibu kota Teheran.

Sejumlah rudal menghantam kawasan dekat kediaman Khamenei dan istana kepresidenan.

Khamenei dan sejumlah pejabat tinggi Iran lainnya meninggal dalam serangan itu, media setempat melaporkan.

Eskalasi terjadi di tengah perundingan tidak langsung antara AS dan Iran yang dimediasi Oman mengenai pembatasan program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi. (saa/rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
01:54
02:34
01:35
03:49
02:04

Viral