- ANTARA
Perang Meletup di Timur Tengah, Harga Crude Oil Tembus 110 Dolar: Pasar Global Panik, Selat Hormuz Hampir Lumpuh
Beberapa target yang dilaporkan terkena serangan termasuk fasilitas energi dan depot minyak di sekitar Teheran.
Serangan terhadap infrastruktur energi ini memicu kekhawatiran bahwa produksi dan distribusi minyak dari kawasan Teluk bisa terganggu dalam jangka panjang.
Pasar yang sebelumnya relatif tenang terhadap potensi konflik kini mulai menunjukkan reaksi keras. Pelaku pasar menyadari bahwa gangguan terhadap energi global bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.
Bursa Asia Anjlok Tajam
Lonjakan harga crude oil dan meningkatnya ketegangan geopolitik juga berdampak langsung pada pasar saham Asia.
Sejumlah indeks utama mengalami penurunan tajam:
-
Nikkei 225 Jepang turun lebih dari 7 persen
-
Hang Seng Hong Kong melemah lebih dari 3 persen
-
ASX 200 Australia turun lebih dari 4 persen
-
Kospi Korea Selatan jatuh lebih dari 8 persen
Penurunan tajam di Korea Selatan bahkan memicu aktivasi circuit breaker, yaitu mekanisme penghentian sementara perdagangan selama 20 menit untuk mencegah kepanikan pasar.
Langkah serupa sebelumnya juga terjadi ketika indeks Kospi sempat merosot hingga 12 persen beberapa hari lalu.
Harga Minyak Berpotensi Tembus 150 Dolar
Sejumlah analis memperkirakan harga crude oil bisa melonjak lebih tinggi lagi jika gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut.
Beberapa proyeksi menyebut harga minyak dunia berpotensi melampaui 150 dolar per barel apabila jalur distribusi energi tersebut tetap terhambat hingga akhir Maret.
Ekonom dari Peterson Institute for International Economics, Adnan Mazarei, mengatakan lonjakan harga crude oil saat ini memang sudah diperkirakan oleh banyak pelaku pasar.
Menurutnya, penghentian produksi di beberapa negara Teluk serta indikasi konflik berkepanjangan menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak.
Ia juga menilai pasar mulai menyadari bahwa konflik di kawasan tersebut tidak akan berakhir dalam waktu dekat.
Dampak Langsung ke Harga Energi Dunia
Kenaikan harga crude oil tidak hanya berdampak pada pasar energi, tetapi juga memengaruhi berbagai sektor ekonomi lainnya.
Harga minyak mentah menjadi bahan dasar bagi berbagai produk penting seperti:
-
Bahan bakar pesawat
-
Solar dan bensin
-
Bahan baku pupuk
-
Produk petrokimia
Jika harga crude oil terus naik, biaya produksi dan transportasi di berbagai sektor juga berpotensi meningkat, yang pada akhirnya bisa memicu tekanan inflasi di banyak negara.