News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IRGC Ungkap Jalur Selatan Selat Hormuz Sudah Dipasangi Ranjau

Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Hossein Mohebbi, mengatakan pada Rabu (22/7) bahwa jalur selatan Selat Hormuz telah dipasangi ranjau.
Kamis, 23 Juli 2026 - 08:40 WIB
IRGC Ungkap Jalur Selatan Selat Hormuz Sudah Dipasangi Ranjau
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Hossein Mohebbi, mengatakan pada Rabu (22/7) bahwa jalur selatan Selat Hormuz telah dipasangi ranjau.

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran, termasuk di Teheran, setiap kali Republik Islam itu melancarkan serangan terhadap kapal yang melintas di Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jalur selatan Selat Hormuz yang telah dipasangi ranjau akan menghancurkan investasi Anda. Jangan terjebak oleh tipu daya Amerika Serikat,” kata Mohebbi, mengutip Antara pada Kamis.

Sebelumnya, anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ahmad Bakhshayesh Ardestani, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa dengan mencoba mengalihkan lalu lintas melalui jalur selatan (Oman), AS memicu eskalasi saat ini, karena Teheran menginginkan kapal untuk transit melalui jalur Iran.

Sementara itu, Komando Pusat Khatam al-Anbiya Iran kembali menegaskan bahwa jalur perairan Selat Hormuz masih ditutup bagi pelayaran. Jika nantinya diputuskan untuk membuka kembali jalur tersebut, seluruh kapal diwajibkan melintas melalui rute yang telah ditetapkan oleh Iran.

Adapun pada malam menuju 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani sebuah memorandum yang mengatur penghentian konflik yang dimulai pada 28 Februari.

Namun, sejak 8 Juli, pasukan Amerika Serikat kembali melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah. Presiden Donald Trump kemudian menyatakan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran tidak lagi berlaku.(ant/ree)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah

Trending

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral