news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Harga Minyak Dunia.
Sumber :
  • Antara

Harga Minyak Dunia Tembus US$110 per Barel untuk Pertama Kalinya Sejak 2022, Efek Perang Iran Mulai Hantam Harga Energi Global

Harga minyak dunia tembus $110 per barel untuk pertama kali sejak 2022 akibat perang Iran. Lonjakan energi global mulai picu kenaikan bahan bakar & picu inflasi
Selasa, 10 Maret 2026 - 08:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jika harga minyak dunia tetap tinggi selama satu bulan atau lebih, maka tekanan terhadap harga pangan bisa mulai terlihat.

Hal ini terjadi karena dua faktor utama.

Pertama, biaya produksi pertanian meningkat karena bahan bakar untuk mesin pertanian menjadi lebih mahal.

Kedua, harga pupuk berbasis gas alam ikut naik sehingga meningkatkan biaya produksi petani.

Selain itu, distribusi pangan juga sangat bergantung pada energi.

“Pangan sampai ke toko menggunakan diesel, baik melalui truk maupun kapal,” jelas Ortega.

Karena itu, jika harga minyak dunia terus bertahan di atas US$110 per barel, harga bahan makanan segar berpotensi naik lebih cepat dibanding makanan kemasan.

Lonjakan Harga Minyak Berpotensi Dorong Inflasi Global

Kenaikan harga energi juga dapat meningkatkan inflasi global.

Beberapa ekonom memperkirakan lonjakan harga minyak dapat mendorong inflasi di Amerika Serikat hingga mendekati 3 persen dalam beberapa bulan ke depan.

Inflasi bulanan bahkan diperkirakan bisa mencapai 1 persen, yang akan menjadi kenaikan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Ketika inflasi meningkat, hampir semua harga barang dan jasa akan ikut naik.

Akibatnya, daya beli masyarakat bisa menurun dan konsumsi rumah tangga menjadi lebih lemah.

Jika situasi ini berlangsung lama, lonjakan harga minyak dunia yang menembus US$110 per barel bisa menjadi salah satu pemicu tekanan ekonomi global yang lebih luas. (nsp)

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
01:03
05:06
01:37
04:56
02:26

Viral