- Viva
Dari Bankir hingga Bos Kripto! Ini Profil 10 Kandidat Calon Komisioner OJK yang Akan “Dipanggang” DPR
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi XI DPR RI akan segera menggelar fit and proper test calon komisioner OJK pekan ini. Proses uji kelayakan tersebut menjadi tahap krusial dalam menentukan siapa yang akan mengisi kursi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode lima tahun ke depan.
Nama-nama kandidat yang akan mengikuti fit and proper test calon komisioner OJK merupakan bagian dari daftar yang sebelumnya lolos seleksi administratif oleh panitia seleksi pemerintah.
Panitia seleksi yang dipimpin Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengumumkan 20 nama kandidat yang lolos tahap awal melalui Pengumuman Nomor PENG-2/PANSEL-DKOJK/2026.
Dari daftar tersebut, 10 nama dipilih untuk menjalani uji kelayakan di DPR sebelum akhirnya ditentukan siapa yang akan duduk sebagai anggota Dewan Komisioner OJK.
Profil 10 Calon Komisioner OJK yang Akan Ikut Fit and Proper Test
Berikut profil singkat 10 calon komisioner OJK yang akan diuji oleh DPR.
1. Friderica Widyasari Dewi
Friderica merupakan salah satu figur yang sudah lama berkecimpung di sektor pasar modal dan pengawasan keuangan.
Ia saat ini menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK.
Alumnus Universitas Gadjah Mada ini juga memiliki pengalaman panjang di Bursa Efek Indonesia, termasuk pernah menjabat Direktur Pengembangan Pasar BEI periode 2009–2015.
2. Agus Sugiarto
Agus dikenal sebagai tokoh yang cukup dekat dengan dunia edukasi keuangan.
Saat ini ia menjabat Komisaris Independen PT Danantara Asset Management.
Sebelumnya Agus juga pernah menjadi Direktur Literasi dan Edukasi OJK, yang berperan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk jasa keuangan.
3. Anton Daryono
Anton saat ini bekerja di Bank Indonesia sebagai Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen.
Alumnus The University of Melbourne ini telah berkarier di Bank Indonesia sejak 1996, menjadikannya salah satu kandidat dengan pengalaman panjang di sektor moneter.
4. Ary Zulfikar
Ary saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Ia memiliki latar belakang hukum yang kuat dan merupakan lulusan Magister Hukum Universitas Gadjah Mada.
Sebelum bergabung dengan LPS, Ary pernah bekerja di PT Kliring Deposit Efek Indonesia sebagai kepala departemen hukum dan kepatuhan.
5. Hasan Fawzi
Hasan merupakan salah satu tokoh penting dalam pengawasan ekonomi digital.
Ia saat ini menjabat Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK.
Alumnus Institut Teknologi Bandung ini juga pernah menjadi Komisaris Utama PT PEFINDO Biro Kredit serta Komisaris Independen PT Merdeka Battery Materials Tbk.
6. Darmansyah
Darmansyah saat ini menjabat Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik OJK.
Ia dilantik pada 1 Oktober 2025 dan memiliki latar belakang akademik dari Universitas Andalas.
Selain berkarier di OJK, Darmansyah juga aktif sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Andalas periode 2024–2028.
7. Dicky Kartikoyono
Dicky merupakan pejabat senior di Bank Indonesia dengan jabatan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran.
Ia sebelumnya juga sempat mengikuti seleksi Deputi Gubernur Bank Indonesia, namun kalah dalam tahap fit and proper test di DPR.
8. Danu Febrianto
Danu saat ini menjabat sebagai Senior Executive Vice President Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Ia memiliki pengalaman panjang di dunia perbankan, termasuk pernah bekerja di Bank Negara Indonesia (BNI) dan Standard Chartered Bank sebelum bergabung dengan LPS.
9. Adi Budiarso
Adi merupakan pejabat di Kementerian Keuangan dengan posisi Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya pada Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.
Ia sebelumnya juga pernah mencoba mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Komisioner OJK pada 2023.
10. Hernawan Bekti Sasongko
Hernawan saat ini menjabat sebagai anggota Badan Supervisi OJK.
Alumnus Royal Melbourne Institute of Technology, Australia ini pernah bekerja sebagai Senior Economist di Bank Indonesia.
Selain itu, ia juga menjabat Komisaris Utama PT Kliring Berjangka Indonesia.
DPR Kejar Kepastian bagi Pasar Keuangan
Fit and proper test terhadap para kandidat ini akan dilakukan dalam satu hari penuh oleh Komisi XI DPR RI.
Hasil uji kelayakan tersebut nantinya akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk ditetapkan sebagai anggota Dewan Komisioner OJK yang baru.
Keputusan tersebut sangat dinantikan oleh pelaku industri keuangan karena Dewan Komisioner OJK memegang peran penting dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional. (nsp)