- tvonenews.com/Abdul Gani Siregar
Ketum Kadin Ungkap Potensi Besar Papua Tak Hanya Emas dan Tembaga, Anindya Bakrie Sektor Ini Bisa Jadi Andalan
Jakarta, tvOnenews.com - Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia optimisme bahwa potensi ekonomi di Papua dapat menjadi penopang ekonomi nasional.
Pasalnya, potensi Papua dinilai tidak hanya bergantung pada komoditas emas dan tembaga, tetapi juga mencakup sektor kelautan dan perikanan yang diperkuat oleh posisi strategis Papua di kawasan timur Indonesia.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie saat berada di Jayapura, Minggu (12/4/2026), menilai Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar.
Sumber daya itu meliputi pertambangan, hasil hutan, hingga potensi kelautan, meski pemanfaatannya dinilai belum maksimal.
“Potensi tersebut tidak hanya bertumpu pada komoditas seperti emas dan tembaga, tetapi juga mencakup sektor kelautan dan perikanan yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” katanya.
Anin menambahkan, Papua juga memiliki peluang besar dalam pengembangan energi baru terbarukan. Potensi tersebut terutama berasal dari energi surya dan tenaga air yang didukung kondisi geografis wilayah.
Selain itu, Papua dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini didukung oleh luasnya lahan pertanian serta peluang pengembangan komoditas lokal.
Di sisi lain, posisi geografis Papua yang strategis di kawasan timur Indonesia membuka peluang sebagai gerbang perdagangan menuju kawasan Pasifik.
“Untuk itu penguatan infrastruktur dan efisiensi logistik menjadi kunci dalam mengoptimalkan seluruh potensi tersebut agar dapat terintegrasi dengan baik,” katanya.
Anin menilai dengan dukungan infrastruktur dan sistem logistik yang memadai, Papua dapat memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan merata.
Sebelumnya, Anin juga menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kadin Papua serta pelantikan Ketua Kadin Papua Jecleana Joku untuk masa bakti 2021–2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (11/4). (ant/rpi)