news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua TP PKK Tri Tito Karnavian mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT)..
Sumber :
  • Puspen Kemendagri

Dekranas Soroti Kendala Pemasaran Tenun di Belu, Tri Tito Dorong Inovasi yang Lebih Kreatif

Tantangan yang dihadapi perajin tenun di Belu tidak hanya terletak pada produksi, melainkan pemasaran, kualitas, dan inovasi produk juga menjadi faktor krusial.
Sabtu, 18 April 2026 - 11:49 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang juga menjabat Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, menyoroti pentingnya peningkatan pemasaran serta kreativitas produk tenun saat melakukan kunjungan ke Dekranasda Kabupaten Belu, Kabupaten Belu, NTT, Jumat (17/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung proses pembuatan kain tenun oleh para perajin. Tri juga membeli produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan industri kerajinan daerah.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi perajin tidak hanya terletak pada produksi. Aspek pemasaran, kualitas, dan inovasi produk juga menjadi faktor krusial yang perlu diperkuat.

“Karena pengrajin-pengrajin ini tanpa pemasarannya yang baik, tanpa perbaikan-perbaikan kualitas ataupun kreativitas dari tenun, pasti mempunyai kendala dalam melestarikan kebudayaan ini,” ujarnya dikutip Sabtu (18/4/2026).

Ia menegaskan perlunya sinergi antara Dekranas pusat dan daerah untuk memperluas peluang promosi. Kerja sama ini dinilai penting agar produk tenun dapat lebih dikenal melalui berbagai agenda, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

“Kami harapkan kerja sama Dekranas Pusat dan Dekranas Kabupaten Belu bisa terus berlanjut,” katanya.

Selain fokus pada pengembangan kerajinan, kunjungan ini juga diisi dengan kegiatan pemberdayaan perempuan dan anak melalui TP PKK.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan sosialisasi kepada pelajar, orang tua, dan masyarakat mengenai pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, khususnya yang menyasar perempuan dan anak.

Ia menambahkan, pihaknya turut mengunjungi sekolah dan shelter bagi korban untuk memberikan dukungan. Pendampingan tidak hanya dilakukan melalui edukasi, tetapi juga secara berkelanjutan.

Tri pun mengapresiasi potensi besar yang dimiliki Kabupaten Belu, baik dari sisi keindahan alam maupun kekayaan budaya. Potensi tersebut dinilai memiliki peluang kuat untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan.

“Kabupaten Belu indah luar biasa dengan alamnya, baik di darat, di laut, maupun di bukit-bukitnya, … [hal ini] butuh dukungan dari segala macam pihak agar memanfaatkan kekayaan alam ini menjadi destinasi wisata [dunia],” ujarnya. (rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral