- Pelindo
Terminal Kijing Dikebut, Pelindo Gandeng Pemerintah dan Swasta untuk Percepat Arus Logistik Kalbar
Jakarta, tvOnenews.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama berbagai pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi untuk mempercepat operasional penuh Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Fokus utama percepatan diarahkan pada penguatan konektivitas infrastruktur dan pengembangan ekosistem logistik.
Upaya ini dibahas dalam forum group discussion (FGD) terarah yang melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan terkait, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Terminal Kijing pada Selasa (5/5).
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Mempawah, serta instansi seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, bersama sejumlah BUMN.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar, menekankan bahwa konektivitas, terutama akses jalan menuju pelabuhan, menjadi faktor penentu optimalisasi operasional Terminal Kijing.
“Keberhasilan Terminal Kijing sangat bergantung pada konektivitas yang terintegrasi, terutama dari sisi infrastruktur jalan,” ujar Roy.
Ia menjelaskan bahwa percepatan pembangunan jalan akses, jembatan, hingga rencana jalan tol menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik.
“Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dalam skema pembiayaan dengan melibatkan pemerintah, BUMN, dan sektor swasta. Dukungan investasi yang terintegrasi akan membantu menekan biaya pembangunan dan berdampak pada tarif tol yang lebih terjangkau,” jelasnya.
Roy juga mengungkapkan rencana pembangunan jalan tol sepanjang sekitar 100 kilometer yang menghubungkan Bandara Supadio dengan Terminal Kijing. Proyek ini diyakini akan memperkuat konektivitas antarmoda.
“Integrasi ini akan mempercepat arus logistik sekaligus meningkatkan daya saing wilayah Kalimantan Barat,” ujarnya.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan operasional terminal tersebut.
“Keberadaan Terminal Kijing sangat penting bagi masyarakat Kalimantan Barat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar distribusi logistik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembangunan akses yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Kami berharap pembangunan akses menuju Terminal Kijing dapat mengedepankan jalan umum, sehingga manfaatnya tidak hanya untuk logistik tetapi juga mobilitas masyarakat secara lebih luas,” tambahnya.