news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Pasar Tradisional.
Sumber :
  • ANTARA

Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi masih berada di zona optimistis, tetapi laju optimismenya mulai kehilangan tenaga dalam beberapa bulan terakhir.
Senin, 11 Mei 2026 - 19:27 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi Indonesia masih bertahan pada April 2026. Namun, sinyal perlambatan mulai terlihat setelah tingkat keyakinan konsumen terus bergerak turun dibanding awal tahun di tengah tekanan daya beli dan ketidakpastian ekonomi global.

Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 berada di level 123,0, sedikit naik dibandingkan Maret 2026 sebesar 122,9. Meski demikian, angka tersebut masih lebih rendah dibanding posisi Januari 2026 yang mencapai 127,0.

Kondisi itu menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi masih berada di zona optimistis, tetapi laju optimismenya mulai kehilangan tenaga dalam beberapa bulan terakhir.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan stabilnya keyakinan konsumen pada April terutama ditopang persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini yang membaik dibanding bulan sebelumnya.

“Terjaganya keyakinan konsumen pada April 2026 terutama ditopang oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) lebih tinggi dibandingkan indeks bulan sebelumnya. Sementara indeks ekspektasi konsumen juga terjaga di level optimistis meski lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” ujar Denny dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).

Bank Indonesia mencatat Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) naik menjadi 116,5 pada April 2026, dibandingkan Maret 2026 sebesar 115,4. Kenaikan ini mengindikasikan masyarakat mulai merasakan kondisi ekonomi yang relatif lebih baik dalam jangka pendek.

Namun di balik perbaikan itu, ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi ke depan justru mulai melunak. Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang turun menjadi 129,6 dari sebelumnya 130,4.

Penurunan ekspektasi tersebut memperlihatkan mulai munculnya kehati-hatian masyarakat dalam memandang prospek ekonomi beberapa bulan mendatang. Tekanan harga kebutuhan pokok, ketidakpastian global, hingga gejolak pasar keuangan dinilai ikut memengaruhi psikologi konsumen.

Meski level IKK masih jauh di atas ambang optimistis 100, tren pelemahan sejak awal tahun menjadi sinyal bahwa konsumsi rumah tangga—motor utama pertumbuhan ekonomi nasional—mulai menghadapi tantangan yang tidak ringan.

Situasi ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah dan otoritas moneter, terutama di tengah upaya menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil di atas lima persen pada 2026. (agr/rpi)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:56
01:33
02:53
07:16
00:53
01:07

Viral