- Antara
Jelang Pengumuman APBN KITA, Menkeu Purbaya Klaim Kondisi Fiskal RI di Luar Dugaan Pengamat
Adapun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp112,1 triliun atau 24,4 persen target APBN, namun turun 3 persen dibanding periode sebelumnya.
Di sisi lain, realisasi belanja negara melesat sangat agresif. Hingga akhir Maret 2026, belanja negara tercatat mencapai Rp815 triliun atau 21,2 persen dari target APBN, tumbuh 31,4 persen secara tahunan.
Kenaikan belanja terutama ditopang percepatan Belanja Pemerintah Pusat (BPP) yang mencapai Rp610,3 triliun atau 19,4 persen target APBN, melonjak 47,7 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sedangkan Transfer ke Daerah (TKD) terealisasi Rp204,8 triliun atau 29,5 persen target APBN, meski mengalami kontraksi tipis sebesar 1,1 persen.
Lonjakan belanja pemerintah di tengah tekanan global dan pelemahan rupiah kini menjadi perhatian besar pelaku pasar.
Namun, pemerintah tetap yakin strategi fiskal ekspansif yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto akan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. (agr/nsi)