- istimewa
Batu Bara hingga Sawit Kini Wajib Lewat BUMN Ekspor, Prabowo Resmi Terbitkan PP Baru
“Pelaksana kebijakan harus bersih, birokrasi pelaksananya harus efektif, enggak boleh macet, lelet, dan harus transparan,” katanya.
Daniel juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas ekspor batu bara dan CPO karena kedua sektor tersebut selama ini menjadi tulang punggung devisa nasional.
“Kalau mendadak ekspor stop, cek saja berapa hilang devisa, anjlok gitu, bahaya,” ucap Daniel.
Pemerintah Ingin Indonesia Tak Lagi Jadi Price Taker
Di sisi lain, anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar Ahmad Labib menilai kebijakan ekspor lewat BUMN dapat memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar global.
Menurutnya, selama ini Indonesia masih sering berada di posisi price taker karena sistem ekspor berjalan terpisah-pisah.
“Jika perdagangan ekspor strategis dapat terintegrasi melalui mekanisme nasional yang lebih kuat, maka peluang untuk meningkatkan leverage perdagangan, menjaga stabilitas pasar, serta meminimalkan praktik under invoicing akan semakin besar,” ujar Labib.
Ia menilai konsep one gate export melalui BUMN dapat membantu pemerintah mengoptimalkan keuntungan perdagangan internasional sekaligus memperkuat pengawasan devisa hasil ekspor batu bara dan komoditas strategis lainnya. (nsp)