news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dewan Komisaris Pertamina saat meninjau fasilitas operasi dan pasokan energi di Bali..
Sumber :
  • Pertamina

Dewan Komisaris Pertamina Sidak IT Manggis Bali, Pasikan Keandalan Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, menegaskan bahwa IT Manggis Bali memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Senin, 1 Juni 2026 - 17:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pertamina terus memperkuat keandalan fasilitas penyaluran energi di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan Management Walkthrough Dewan Komisaris Pertamina di Integrated Terminal (IT) Manggis, Karangasem, Bali, pada 28 Mei 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi, kelancaran distribusi, kesiapan fasilitas, serta stabilitas pasokan energi, khususnya bagi wilayah Bali dan kawasan sekitarnya.

IT Manggis merupakan terminal energi terbesar di Pulau Bali yang memiliki peran strategis sebagai pusat distribusi bagi sejumlah terminal lain di kawasan Nusa Tenggara. Fasilitas seluas 17 hektare itu menjadi salah satu infrastruktur penting dalam menjaga ketahanan energi di wilayah timur Indonesia.

Terminal tersebut menyalurkan berbagai jenis bahan bakar minyak (BBM), seperti Pertalite, Pertamax, BioSolar, Marine Fuel Oil (MFO), dan Marine Diesel Fuel (MDF).

Dari IT Manggis, distribusi BBM dilakukan ke 148 SPBU, 54 Pertashop, dua Agen Premium dan Minyak Solar (APMS), dua SPBU Nelayan (SPBUN), SPBU Kompak, serta berbagai sektor industri.

Sementara itu, distribusi LPG dilayani melalui 16 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji Public Service Obligation (SPPBE PSO), empat SPPBE Non Public Service Obligation (NPSO), serta dua pelanggan industri.

Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Pertamina, Mochamad Iriawan, menegaskan bahwa IT Manggis memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Karena itu, ia meminta seluruh aspek operasional tetap terjaga dengan baik, termasuk penerapan standar Health, Safety, Security and Environment (HSSE).

“HSSE adalah license to operate tidak ada kompromi terhadap keselamatan pekerja, keamanan fasilitas maupun perlindungan lingkungan hidup. Awareness terhadap aspek safety, emergency respon risk mitigation dan perlindungan lingkungan, harus ditingkatkan, dan semua pihak harus memastikan operasional aman, responsif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain keselamatan, Iriawan juga menyoroti pentingnya peningkatan keandalan fasilitas. Salah satu upaya yang didorong adalah pembangunan Jetty 1 yang diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas operasional, memperkuat proses bongkar muat, mempercepat distribusi energi, mengurangi risiko antrean kapal, serta memperkuat ketahanan pasokan energi.

Menurutnya, pengembangan fasilitas tersebut juga akan mendukung efisiensi operasional IT Manggis secara menyeluruh.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:57
01:20
01:08
07:06
01:21
01:13

Viral