news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Purbaya Bingung Kenapa Ada Cerita Indonesia Menuju Resesi: Stimulus Ekonomi Kita Cukup

Menurut Menkeu Purbaya, data aktual menunjukkan daya tahan ekonomi domestik masih terjaga. Sehingga, pihaknya heran dengan beredarnya narasi Indonesia menuju resesi.
Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB
Reporter:
Editor :

“Ini data yang betul. Kalau Anda melihat aktual ekonomi ya ini,” katanya.

Selain konsumsi, pemerintah menyoroti kondisi likuiditas yang dinilai sangat longgar. Pertumbuhan uang beredar hingga minggu ketiga Mei 2026 mencapai 18 persen, level yang disebut Purbaya sebagai angka yang sangat tinggi dalam menopang aktivitas ekonomi.

“Kita lihat sekarang pertumbuhan uang di bulan Mei minggu ketiga itu tumbuhnya 18 persen. Itu level yang amat tinggi,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan likuiditas tersebut menjadi sinyal bahwa perekonomian masih memiliki amunisi kuat untuk mendorong pertumbuhan pada kuartal-kuartal berikutnya.

“Artinya ada cukup uang di perekonomian untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang tinggi,” kata Purbaya.

Dari sisi pembiayaan, rata-rata bunga kredit juga turun menjadi sekitar 8,73 persen. Penurunan biaya pinjaman tersebut dinilai memberikan ruang lebih besar bagi dunia usaha untuk berekspansi sekaligus menjaga konsumsi rumah tangga.

Sinyal positif juga terlihat dari kinerja fiskal pemerintah. Hingga akhir Mei 2026, pendapatan negara mencapai Rp1.185 triliun atau tumbuh 19,1 persen secara tahunan. Penerimaan pajak bahkan meningkat lebih tinggi, yakni 22,1 persen menjadi Rp834,4 triliun.

Di sisi lain, belanja negara tumbuh 34,4 persen menjadi Rp1.365,4 triliun. Lonjakan belanja menunjukkan pemerintah masih agresif menjalankan fungsi APBN sebagai instrumen stimulus guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Aktivitas ekonomi yang kuat juga tercermin dari konsumsi listrik nasional yang tumbuh 19 persen pada April 2026. Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan penggunaan listrik di sektor rumah tangga, industri, dan bisnis. (agr/rpi)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:30
01:38
04:38
05:50
03:19
16:02

Viral