- Antara
IHSG Dibuka Melemah pada Perdagangan 11 Juni 2026, Bursa Asia dan Wall Street Anjlok Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah
Jakarta, tvOnenews.com - IHSG hari ini 11 Juni 2026 dibuka melemah 3 poin atau 0,05 persen di level 5.899 pada pembukaan perdagangan.
Menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman, IHSG diprediksi akan menguji psikologis di 6.000 pada perdagangan hari ini.
"IHSG berpotensi menguji level psikologis di level 6.000," ujarnya dalam riset hariannya, Kamis (11/6/2026).
Fanny menyebut bursa saham Asia mayoritas turun pada perdagangan Rabu (10/6/2026) seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah AS melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Selain itu, harga minyak dunia kembali menguat sehingga menyebabkan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi global dan prospek suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama.
Di Jepang, indeks Nikkei melemah 1,9 persen dan Topix turun 1,2 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 4,5 persen dan Kosdaq turun 1,7 persen.
Adapun Hang Seng Hong Kong melemah 0,6 persen, Taiex Taiwan turun 3,3 persen dan ASX 200 Australia naik 0,6 persen.
Di sisi lain, pasar menantikan rilis data inflasi AS yang akan diumumkan pada Rabu waktu setempat. Berdasarkan ekspektasi, inflasi tahunan AS pada Mei diperkirakan naik menjadi 4,2 persen.
"Support IHSG berada di level 5.750-5.840 sementara resist IHSG di rentang 6.000-6.050," katanya.
Untuk diketahui, indeks-indeks saham Wall Street melemah pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Indeks Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 900 poin, Dow Jones ditutup melemah 1,87 persen, S&P 500 turun 1,62 persen dan Nasdaq Composite berkurang 1,98 persen. (Mohammad Yudha Prasetya/VIVA/nsi)