- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Zulhas Bongkar Pemborosan Rp12 Triliun di MBG, Titik Dapur Bengkak Ribuan dari Rencana Awal
Menurut Zulhas, kondisi tersebut menimbulkan persoalan baru karena ribuan titik yang telah memperoleh surat keputusan (SK) berpotensi digunakan sebagai dasar pengajuan pembiayaan oleh investor.
Padahal, berdasarkan perhitungan kebutuhan awal, sebagian besar pembangunan seharusnya sudah dapat diselesaikan tanpa perlu terjadi lonjakan jumlah titik secara masif.
“Nah, ini padahal ini dari 8.000, dari 2.000 menjadi 8.670 bengkak 6.138. Yang sudah selesai 1.700, mestinya kan tinggal 300 kan?” ujarnya.
Temuan-temuan tersebut kini menjadi fokus evaluasi pemerintah. Zulhas menegaskan pemerintah membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk melakukan penataan ulang agar pelaksanaan program kembali sesuai tujuan awal dan terhindar dari potensi pemborosan anggaran negara.
“Nah, ini ini juga akan jadi masalah, inilah yang akan diselesaikan, maka perlu waktu kita satu bulan untuk menata ini kembali. Ini temuan-temuan lebih detail yang kami temukan di rapat-rapat ini juga sampai ke BPKP dan lain sudah ada, tetapi ini yang disampaikan Ibu Nanik lebih detail lagi,” tegasnya. (agr/rpi)