news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Fasilitas APL Jawa Timur..
Sumber :
  • Ist

Upayakan Industri Ramah Lingkungan, APL Operasikan PLTS Atap Berkapasitas 202,2 kWp di Jatim

Sebagai bagian dari Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, PT APL baru saha resmi mengoperasikan PLTS atap di fasilitas distribusinya di Jawa Timur.
Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sudah menjadi hal umum bahwa upaya mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, saat ini menjadi tren sekaligus strategi perusahaan-perusahaan dalam menjalankan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Salah satu langkah yang biasa diterapkan adalah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Hal itu juga yang dilakukan perusahaan distributor yang berada di bawah naungan Zuellig Pharma, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL). Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, APL belum lama ini telah meresmikan PLTS atap di fasilitas distribusinya di Jawa Timur. 

Inisiatif ini diklaim jadi bagian dari upaya untuk mendukung percepatan transisi energi hijau di Indonesia.

PLTS milik APL ini dibangun di area seluas sekitar 883,32 meter persegi dngan kapasitas terpasang mencapai 202,2 kWp. PLTS ini diperkirakan mampu menghasilkan energi bersih sekitar 292.237 kWh setiap tahun.

Selain menyediakan pasokan listrik ramah lingkungan, fasilitas tersebut juga diproyeksikan mampu menekan emisi karbon hingga sekitar 264 ton CO2 ekuivalen per tahun. Angka tersebut setara dengan manfaat lingkungan dari penanaman sekitar 1.056 pohon setiap tahunnya.

“Layanan kesehatan dan keberlanjutan sangat berkaitan erat. Di saat kami berupaya membuat layanan kesehatan menjadi lebih mudah diakses di seluruh Indonesia, kami juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung masa depan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat yang kami layani," kata Christophe Piganiol selaku Presiden Direktur APL, dikutip Kamis (18/6/2026).

"PLTS atap baru ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami untuk membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih berkelanjutan sekaligus mendukung target energi terbarukan Indonesia.”

Peresmian PLTS atap tersebut turut dihadiri Dr. Moh. Bahrul Amig, S.Sos., M.M., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam mendukung agenda keberlanjutan di tingkat daerah maupun nasional.

“Kolaborasi antara pemerintah dan industri sangat penting dalam mempercepat transisi menuju energi bersih. Peresmian PLTS atap di APL Jawa Timur sejalan dengan misi Kabupaten Sidoarjo dalam membangun infrastruktur ekonomi dan sosial yang modern dan berkeadilan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan," ujar Amig.

"Kami sangat menyambut baik inisiatif seperti ini karena tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga memberikan contoh positif bagi industri lain di Jawa Timur untuk menerapkan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.

Hadir juga Ketua Tim Inspeksi Fasilitas Obat Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya, Wahyuwasti Kiki. Kehadirannya mewakili sektor kesehatan sekaligus memberikan apresiasi terhadap langkah APL dalam menerapkan prinsip keberlanjutan pada operasional perusahaan.

“Upaya APL untuk mengadopsi sumber energi yang lebih bersih mencerminkan pendekatan berorientasi masa depan yang sejlan dengan tujuan lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat yang lebih luas. Kami merasa bangga bisa berada di sini menyaksikan kemajuan penting ini, dan kami berharap dapat membangun sinergi yang lebih baik lagi dengan APL dalam melayani masyarakat Jawa Timur di masa depan,” ujar Kiki.

Pembangunan PLTS atap di fasilitas APL Jawa Timur terlaksana melalui kerja sama dengan PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU).

Perusahaan tersebut menyediakan solusi energi berkelanjutan yang dirancang agar efisien, andal, dan ekonomis bagi pelanggan.

Dengan pendekatan yang mengutamakan aspek rekayasa teknis, HIJAU memastikan implementasi proyek tetap memenuhi standar kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (K3L/HSE) serta seluruh ketentuan regulasi yang berlaku.

“Sektor kesehatan adalah salah satu pilar utama masyarakat, dan inisiatif ini menunjukkan bagaimana keunggulan operasional di bidang keshatan dapat selaras dengan solusi energi bersih yang berkelanjutan. Kami yakin proyek ini akaan berfungsi sebagai katalis, mengispirasi adopsi teknologi hijau yang lebih luas di berbgai industri di seluruh Indonesia," ungkap Victor Samuel selaku Presiden Direktur HIJAU.

Sebelumnya, APL telah mengoperasikan PLTS di National Distribution Center Cikarang serta fasilitas distribusi di Medan. Dengan beroperasinya PLTS atap di Jawa Timur, total produksi energi bersih perusahaan diperkirakan mencapai 1,4 GWh per tahun.

Secara keseluruhan, penggunaan PLTS di berbagai fasilitas APL diproyeksikan mampu menurunkan emisi hingga sekitar 1.000 ton CO2 ekuivalen setiap tahun.

Selain itu, perusahaan juga terus memperluas program elektrifikasi armada distribusi serta melaksanakan audit energi pada sejumlah fasilitas sebagai bagian dari strategi pengurangan emisi jangka panjang. (rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:25
01:35
01:53
00:59
01:26
03:04

Viral