news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Dasco Bongkar Ada yang Sengaja Giring Isu Ekonomi Indonesia Tak Stabil, Digoreng Seolah Negara Mau Runtuh

Sufmi Dasco Ahmad menyebut ada pihak yang memanfaatkan momentum gejolak geopolitik global untuk menggiring opini publik bahwa ekonomi Indonesia di ambang keruntuhan.
Rabu, 24 Juni 2026 - 03:33 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad blak-blakan menyebut ada pihak yang sengaja menggiring opini bahwa ekonomi Indonesia tidak stabil. Ia mengatakan, isu itu digoreng dengan memanfaatkan momentum gejolak geopolitik global.

Hal itu diungkap Dasco Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Hotel Arcici, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Padahal, menurut Dasco, fundamental ekonomi RI saat sangat kuat. Sehingga, sangat disayangkan jika ada pihak-pihak yang sengaja mendesain informasi sedemikian rupa demi kepentingan tertentu.

"Fenomena akhir-akhir ini ada yang memanfaatkan isu global, dampak dari global itu kemudian untuk membuat kita tidak stabil," ujar Dasco.

"Tapi kemudian digoreng seolah-olah bahwa kita ini adalah negara yang sedang mengalami saat-saat keruntuhan, padahal tidak demikian," jelasnya.

Oleh karenanya, Legislator Gerindra itu mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan buruh, untuk menjaga kekompakan dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

“Saya minta kepada teman-teman buruh sekalian kita harus bersatu, kita harus kompak menjaga pemerintahan, menjaga rakyat kita bersama-sama, menjaga kekompakan buruh untuk kesejahteraan kita semuanya,” ajak dia.

Ketua Harian Partai Gerindra itu menilai, situasi global saat ini memang turut memengaruhi kondisi ekonomi nasional. Namun, bukan berarti negara akan segera untuk karena kemerosotan ekonomi.

Dasco pun mengajak seluruh elemen bangsa perlu bersatu menghadapi berbagai tantangan yang muncul, terutama ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) dan perlambatan investasi.

“Intinya adalah bahwa pada saat ini memang situasi negara ini sangat terpengaruh terhadap perkembangan di global. Perang Amerika-Iran memang kemudian sudah mencapai titik, mungkin perdamaian. Tapi di negara kita ini perang baru dimulai,” jelas Dasco.

Ia menjelaskan, “perang” yang dimaksud bukan konflik bersenjata, melainkan upaya bersama untuk menghadapi dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh ketidakpastian global.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah mencegah terjadinya gelombang PHK yang dipicu oleh tekanan ekonomi dunia terhadap dunia usaha di Indonesia.

“Perang terhadap PHK yang karena efek dari perang global kemudian merambah ke negara kita. Perang bagaimana kita kemudian sama-sama menjaga supaya kepercayaan investor luar tetap terjaga, supaya apa? Supaya juga kemudian kesejahteraan buruh dan PHK tidak terjadi,” tuturnya. (VIVA/rpi)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:17
15:03
01:27
01:19
06:15
01:21

Viral