- Istimewa
Digadang Jadi “Shenzhen” Indonesia, KEK Industropolis Batang Matangkan SDM Lokal untuk Masuk Ekosistem Industri Global
"Pemerintah Kabupaten Batang sangat bangga dan mendukung penuh program PRIMA ini. KEK Industropolis Batang tidak hanya membangun pabrik dan infrastruktur, tetapi secara nyata ikut membangun manusia. Kepada para peserta, anak-anakku, kalian adalah aset Kabupaten Batang," ungkap Sri Purwaningsih.
"Dengan kompetensi dan mentalitas setara pekerja global yang diajarkan di sini, masyarakat Batang tidak lagi menjadi penonton, melainkan motor penggerak utama industri. Ini membuktikan bahwa daerah kita sangat siap menyambut investasi skala dunia," tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Tengah, Agus Nowo Edy. Pihaknya menekankan bahwa lompatan metodologi dalam PRIMA 2026 diharapkan menjadi kiblat baru bagi keterlibatan dunia pendidikan dalam industri (link and match).
"Tahun ini terjadi lompatan besar, di mana 8 SMK dengan 160 peserta terlibat aktif, bahkan guru-guru pun ikut terjun langsung dalam kepanitiaan bersama HR para tenant. Ini adalah integrasi kurikulum vokasi yang sesungguhnya," jelas Agus Nowo Edy.
"Kami dari pihak provinsi melihat program ini sebagai standar emas baru nasional. KEK Industropolis Batang telah berhasil meyakinkan dunia pendidikan bahwa lulusan SMK kita mampu memiliki resiliensi tinggi, dan kami siap terus berkolaborasi memperluas program ini di masa depan," sambungnya.
Program ini juga didukung oleh Tim Jasa Psikologi Universitas Diponegoro serta pelatih kedisiplinan TNI dari PT Bintara Mitra Andalan. Kolaborasi tersebut dinilai berhasil meningkatkan kesiapan peserta untuk memasuki dunia kerja.
Hasilnya, sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di kawasan, seperti PT Ace Medical Products dan PT Elecmetal Longteng, langsung merekrut ratusan lulusan SMK lokal setelah program berakhir.
Keberhasilan tersebut diklaim semakin mengukuhkan posisi KEK Industropolis Batang sebagai magnet investasi masa depan yang mandiri, kompetitif, dan membanggakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (rpi)