- Antara
MPR Usulkan 3 Langkah Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Nuklir Masuk dalam Agenda
Jakarta, tvOnenews.com - Merespons gejolak global yang berdampak pasokan energi dunia, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengusulkan tiga langkah prioritas untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Strategi ini mencakup program jangka pendek, menengah, hingga panjang sebagai upaya memperkokoh kemandirian energi Indonesia.
Eddy menjelaskan bahwa pada tahap awal pemerintah perlu meningkatkan kapasitas kilang minyak dalam negeri. Kemudian mempercepat program elektrifikasi, serta mendorong substitusi energi guna menekan ketergantungan terhadap impor energi.
Menurutnya, pada tahap jangka menengah Indonesia perlu memaksimalkan pengembangan bioenergi yang didukung potensi sumber daya domestik.
Pengembangan tersebut meliputi biodiesel, bioetanol, biogas, hingga bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF).
Sementara untuk jangka panjang, Eddy menilai pemerintah perlu mulai mempersiapkan pengembangan sumber energi baru, seperti hidrogen dan pembangkit listrik tenaga nuklir. Langkah-Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari strategi menuju target net zero emission.
Selain untuk ketahanan energi, Eddy mengingatkan bahwa Indonesia harus mengambil peran yang lebih besar dalam menentukan arah kebijakan transisi energi dunia, bukan hanya mengikuti kebijakan yang dibuat negara lain.
“Kita harus menjadi policy shaper (penentu kebijakan), bukan sekadar policy taker (penerima kebijakan),” kata Eddy dikutip dari Antara, Minggu (5/7/2026).
Ia menilai Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan visi tersebut karena didukung kekayaan sumber daya alam, potensi energi terbarukan, serta bonus demografi yang dimiliki.
“Dengan strategi yang tepat, kita mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kuat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang,” katanya.
Di sisi lain, Eddy juga mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Menurutnya, keterlibatan anak muda akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan nasional di masa depan.
“Anak-anak muda adalah aktor utama yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia. Inovasi, riset, kewirausahaan hijau, dan kepemimpinan generasi muda akan menjadi faktor penentu keberhasilan Indonesia mencapai target pembangunan berkelanjutan,” katanya.