news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi saham..
Sumber :
  • Antara

IHSG Dibuka Menguat 17 Poin pada Perdagangan 6 Juli 2026, Berpotensi Break Resistance

Pada pembukaan perdagangan Senin, 6 Juli 2026, IHSG menguat 17 poin atau 0,30 persen di level 5.893.
Senin, 6 Juli 2026 - 10:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pada pembukaan perdagangan Senin, 6 Juli 2026, IHSG menguat 17 poin atau 0,30 persen di level 5.893. 

Dalam riset hariannya, Head of Retail Research Analyst Fanny Suherman memprediksi IHSG berpotensi break resistance pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi mencoba break resistance di 5.900-5.950 dengan target kenaikan di 6.000-6.150," terangnya, Senin (6/7/2026). 

Bursa Asia menguat pada perdagangan Jumat (3/7/2026) pekan lalu. Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 1,47 persen dan Topix menguat 1,24 persen. 

Hang Seng Hong Kong menguat 1,28 persen, Taiex Taiwan naik 0,08 persen dan ASX 200 Australia bertambah 1,37 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi rebound melesat 5,76 persen dan Kosdaq menguat 0,19 persen.

Sementara itu, FTSE Straits Times naik 0,26 persen dan FTSE Malay KLCI meningkat 1,04 persen.

Berdasarkan risetnya, penguatan tersebut seiring investor terus melakukan rotasi dari saham teknologi mengikuti penurunan pada Wall Street.

Sektor semikonduktor turun untuk hari kedua berturut-turut, membebani dua indeks Nasdaq tersebut.

Sementara itu, pasar AS tutup pada hari Jumat untuk libur Hari Kemerdekaan.

"Support IHSG berada di level 5.780-5.850, sementara resist IHSG di rentang 5.950-6.000," kata dia.

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup bervariasi. 

Indeks Dow Jones Industrial Average mencetak rekor all time high setelah data tenaga kerja AS yang melemah dari perkiraan menyebabkan harapan The Fed akan menahan kenaikan suku bunga.

Sementara itu, Nasdaq justru melemah akibat aksi jual besar-besaran pada saham semikonduktor. 

Indeks Dow Jones melonjak 1,14 persen, S&P 500 ditutup hampir stagnan pada level 7.483,24 dan Nasdaq Composite melemah 0,8 persen. (Mohammad Yudha Prasetya/VIVA/nsi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:17
07:59
01:44
02:11
01:26
01:44

Viral