news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menkeu Purbaya dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Selasa (9/6/2026)..
Sumber :
  • TVR Parlemen

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Melebar Jadi 2,85 Persen dari PDB, Belanja Negara Membengkak Lampaui Target

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan bahwa proyeksi pelebaran defisit dipengaruhi oleh realisasi belanja negara yang diperkirakan melampaui target APBN.
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 akan melebar menjadi Rp734,3 triliun atau setara 2,85 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini lebih tinggi dibandingkan target yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar Rp689,1 triliun atau 2,68 persen dari PDB.

Proyeksi tersebut disampaikan Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

“Outlook defisit APBN tercatat sebesar Rp734,3 triliun dengan persentase sebesar 2,85 persen terhadap PDB,” kata Purbaya.

Menurut Purbaya, pelebaran defisit dipengaruhi oleh realisasi belanja negara yang diperkirakan melampaui target APBN.

Hingga akhir tahun, belanja negara diproyeksikan mencapai Rp3.942,4 triliun atau 102,6 persen dari pagu sebesar Rp3.842,7 triliun.

Peningkatan belanja terutama berasal dari belanja pemerintah pusat yang diperkirakan terealisasi sebesar Rp3.245,5 triliun. Nilai tersebut setara 103 persen dari target awal sebesar Rp3.149,7 triliun.

Secara rinci, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) diproyeksikan mencapai Rp1.630,4 triliun atau 107,9 persen dari pagu Rp1.510,5 triliun.

Adapun belanja non-K/L diperkirakan sebesar Rp1.615,1 triliun atau 98,5 persen dari pagu Rp1.639,2 triliun.

Sementara itu, realisasi transfer ke daerah diperkirakan mencapai Rp696,9 triliun atau sekitar 100,6 persen dari target sebesar Rp693 triliun.

Di sisi pendapatan, pemerintah juga memperkirakan realisasi pendapatan negara melampaui target APBN 2026. Pendapatan negara diproyeksikan mencapai Rp3.208,1 triliun atau 101,7 persen dari target Rp3.153,6 triliun.

Penerimaan perpajakan diperkirakan sebesar Rp2.631,4 triliun atau 97,7 persen dari target Rp2.693,7 triliun. Angka tersebut terdiri atas penerimaan pajak sebesar Rp2.310,8 triliun atau 98 persen dari target Rp2.357,7 triliun, serta penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp320,6 triliun atau 95,4 persen dari target Rp336 triliun.

Di sisi lain, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) diproyeksikan melampaui target dengan realisasi mencapai Rp575,1 triliun atau 125,2 persen dari pagu sebesar Rp459,2 triliun.

Dengan proyeksi itu, keseimbangan primer diperkirakan mengalami defisit sebesar Rp 152,1 triliun, lebih tinggi dari target awal APBN 2026 yang hanya sebesar Rp 89,7 triliun. (VIVA/rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:30
02:19
06:15
00:53
03:05
12:19

Viral