- PT BRI
Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Membuka Jalan Akses Finansial hingga Perbaiki Nasib Nelayan di Pulau Seram
Asti menuturkan bahwa kisah sukses paling mengharukan juga datang dari sektor pendidikan dan masa depan anak bangsa.
Asti bercerita dengan bangga bahwa di salah satu kampung, ada sekitar 28 pemuda yang berhasil lolos menjadi tentara karena orang tua mereka memiliki modal yang cukup untuk membiayai persiapan dan pendidikan anak-anak mereka.
"Setiap kali dengar mereka bilang 'untung ada kamu berani buka akses ke sini', rasa lelah saya hilang," kata Asti.
Harapan terbesar Asti pun sederhana, namun begitu berarti. Ia ingin perekonomian di Maluku, khususnya di wilayah kepulauan tempatnya bertugas, dapat berkembang dan memiliki kesempatan yang setara dengan daerah lain di Indonesia.
Ia berharap suatu hari nanti, meski dirinya tak lagi bertugas di sana, masyarakat telah mandiri secara finansial, akrab dengan teknologi, dan memiliki daya saing ekonomi yang kuat.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan kehadiran Mantri BRI di berbagai wilayah menjadi bagian penting dalam memperluas pemerataan layanan keuangan, khususnya bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Melalui pendampingan yang konsisten, kedekatan dengan masyarakat, serta pemahaman terhadap karakteristik ekonomi lokal, BRI berupaya memastikan bahwa layanan keuangan dapat memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan.
“Kisah Asti Alimin menjadi cerminan semangat para Mantri BRI dalam menghadirkan layanan keuangan hingga ke pelosok negeri. Di tengah keterbatasan akses dan tantangan alam, BRI membuktikan bahwa selain membuka akses terhadap layanan perbankan, inklusi keuangan juga menghadirkan harapan, mendorong kemandirian, dan membuka peluang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama,” ujar Dhanny. (dpi)