news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sumber :
  • ANTARA

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga Klaim Jadi Salah Satu yang Tertinggi di ASEAN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada triwulan II 2026 menjadi bukti kuatnya daya tahan ekonomi nasional.
Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada triwulan II 2026 menjadi bukti kuatnya daya tahan ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Menurut Airlangga, ekonomi dunia hingga kini masih dibayangi perlambatan pertumbuhan, konflik geopolitik, perang dagang, serta disrupsi teknologi.

Namun, Indonesia tetap mampu mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan proyeksi rata-rata pertumbuhan ekonomi global.

“Walaupun berbagai lembaga melihat pertumbuhan ekonomi global hanya tumbuh rata-rata di atas 3 persen, Indonesia masih mampu tumbuh di triwulan kedua sebesar 5,29 persen,” kata Airlangga, dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Airlangga menjelaskan pertumbuhan pada triwulan II memiliki tantangan yang lebih besar dibandingkan triwulan pertama.

Pasalnya, momentum Hari Raya Idulfitri yang biasanya mendorong konsumsi rumah tangga telah berlangsung pada triwulan I, sehingga pertumbuhan ekonomi pada periode April–Juni lebih mencerminkan kekuatan fundamental perekonomian nasional.

Ia juga menyoroti capaian ekonomi sepanjang semester I 2026 yang mencapai 5,45 persen.

Menurutnya, angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di kawasan ASEAN sekaligus mempertahankan tren pertumbuhan di atas lima persen selama tujuh tahun terakhir.

“Jadi angka 5,29 ini angka yang cukup baik dan kita sepanjang satu semester ini kita tumbuh sebesar 5,45 persen. Dan tumbuh ini kita menjaga terhadap dijaganya 7 tahun pertumbuhan di atas 5 persen. Sehingga dengan pertumbuhan 5,45 persen sepanjang satu semester ini juga di antara negara lain termasuk di ASEAN itu salah satu adalah top, salah satu yang top,” tegasnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 5,12 persen.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud menjelaskan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan II 2026 atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.552,1 triliun. Sementara itu, PDB atas dasar harga konstan tercatat sebesar Rp3.576,2 triliun.

Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi sebesar 0,90 persen.

Kinerja tersebut diikuti sektor perdagangan yang menyumbang 0,83 persen, konstruksi sebesar 0,62 persen, serta sektor informasi dan komunikasi sebesar 0,48 persen. (agr/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:51
07:40
01:07
03:14
02:20
02:18

Viral