- Dok. Bank Indonesia
BI Ungkap Harga Properti di Indonesia Naik di Triwulan II 2026, Pekanbaru Jadi Wilayah Paling Mencolok
Harga rumah tipe besar juga tumbuh 0,26 persen (qtq), meningkat dibandingkan pertumbuhan 0,06 persen pada triwulan I 2026.
Sementara itu, rumah tipe kecil menjadi satu-satunya kelompok yang mengalami kontraksi. Harganya turun 0,02 persen (qtq), setelah pada triwulan sebelumnya masih tumbuh 0,06 persen.
Secara spasial, Pekanbaru kembali menjadi wilayah dengan lonjakan paling tinggi. Harga rumah di kota tersebut tumbuh 3,26 persen (qtq), berbalik dari posisi 0,00 persen pada triwulan I 2026.
Jabodebek-Banten juga mencatat penguatan, dengan pertumbuhan harga rumah sebesar 0,23 persen (qtq), meningkat dari 0,04 persen pada triwulan sebelumnya.
Sebaliknya, Padang dan Balikpapan mengalami tekanan harga. Keduanya mencatat kontraksi masing-masing 0,26 persen dan 0,08 persen (qtq), setelah pada triwulan I 2026 sama-sama masih tumbuh 1,08 persen. (agr/rpi)