- dok. Setpres
Pasar Sambut Positif Supres Pencalonan Tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur BI
Faktor eksternal juga turut memberikan ruang bagi rupiah untuk menguat. Ibrahim menilai meredanya ketegangan di Selat Hormuz menjadi sentimen tambahan bagi pasar keuangan.
Menurutnya, perkembangan terkait upaya perdamaian dan pengelolaan Selat Hormuz antara Iran dan Oman membantu menurunkan kembali tingkat ketegangan di kawasan tersebut.
“Nah, di sisi lain pun juga, walaupun indeks dolar menguat, ya, kita lihat bahwa adanya perdamaian di Selat Hormuz, ya, untuk mengelola Selat Hormuz antara Iran dan Oman. Ini pun juga membuat ketegangan di Selat Hormuz kembali berkurang,” ujar Ibrahim.
Situasi tersebut dinilai penting karena Selat Hormuz merupakan jalur strategis perdagangan energi global. Meredanya ketegangan di kawasan tersebut dapat mengurangi kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik dan memberikan sentimen yang lebih positif terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
“Sehingga apa? Sehingga wajar kalau seandainya rupiah ini dalam perdagangan di awal pekan ini mengalami penguatan yang cukup signifikan,” pungkasnya.
Pemerintah sebelumnya telah resmi menyerahkan Surpres calon definitif Gubernur BI kepada DPR. Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto hanya mengajukan satu nama, yakni Destry Damayanti.
“Kalau namanya tunggal. Jadi namanya tunggal, satu nama yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara,” tutur Prasetyo. (agr/rpi)