news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ILUSTRASI - Emas.
Sumber :
  • tvOnenews.com

Perdagangan Pekan Depan, Harga Emas Antam Diprediksi Tembus Rp2,83 Juta

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga logam mulia atau emas antam berpotensi bergerak dalam rentang Rp2.520.000 hingga Rp2.830.000 per gram pada perdagangan pekan depan.
Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:39 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga logam mulia atau emas Antam berpotensi bergerak dalam rentang Rp2.520.000 hingga Rp2.830.000 per gram pada perdagangan pekan depan.

Proyeksi tersebut menunjukkan adanya potensi selisih harga mencapai Rp310.000 per gram dalam satu pekan. Pergerakan harga emas domestik akan sangat dipengaruhi oleh arah harga emas dunia, nilai tukar rupiah, hingga sentimen geopolitik global.

Ibrahim mengatakan harga logam mulia pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level Rp2.681.000 per gram. Jika harga terkoreksi pada awal pekan, logam mulia diperkirakan bergerak menuju Rp2.661.000 per gram pada Senin.

“Kemudian untuk logam mulia sendiri, kemarin ditutup di Rp2.681.000. Kemudian kalau seandainya turun harga emas logam mulia di hari Senin, kemungkinan ditransaksikan di Rp2.661.000,” kata Ibrahim saat dihubungi tvOnenews.com, Minggu (16/8/2026).

Tekanan terhadap harga emas berpotensi berlanjut apabila sentimen pasar global membuat harga emas dunia terkoreksi. Dalam skenario tersebut, Ibrahim memperkirakan harga logam mulia dapat turun hingga Rp2.520.000 per gram dalam sepekan.

“Kemudian dalam sepekan kalau seandainya turun, itu di Rp2.520.000,” ujarnya.

Namun, arah pergerakan bisa berubah tajam apabila harga emas dunia kembali menguat. Ibrahim memperkirakan harga logam mulia berpeluang naik ke Rp2.701.000 per gram pada perdagangan Senin.

“Nah, kalau harga logam mulia naik di hari Senin, kemungkinan di Rp2.701.000 per gram. Kemudian dalam sepekan sampai hari Sabtu pagi penutupan pasar, kemungkinan di Rp2.830.000 per gram,” kata Ibrahim.

Dengan demikian, level Rp2.520.000 menjadi batas bawah proyeksi, sedangkan Rp2.830.000 menjadi target atas yang berpotensi dicapai hingga akhir pekan. Rentang yang lebar tersebut menggambarkan tingginya volatilitas pasar emas saat ketidakpastian global masih membayangi.

“Jadi logam mulia dalam sepekan kemungkinan besar range-nya di Rp2.520.000 per gram sampai di Rp2.830.000 per gram,” tuturnya.

“Jadi lumayan ada selisih di Rp310.000 ya, Rp310.000 itu ada selisih yang kemungkinan besar akan tercapai,” sambung Ibrahim.

Potensi penguatan logam mulia tidak terlepas dari meningkatnya permintaan emas sebagai aset lindung nilai.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral