- ANTARA
Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) Bersuara soal Rencana Pembangunan Industri di Bangkalan
"Masih akan kami bahas lagi dengan berbagai kalangan. Jadi belum ada keputusan BASSRA," ujarnya.
Sebagai ulama asal Bangkalan, Syafik menilai rencana pembangunan dan industrialisasi merupakan persoalan strategis yang perlu dibahas secara hati-hati. Aspirasi masyarakat, menurut dia, harus menjadi salah satu pertimbangan sebelum organisasi mengambil sikap.
Ia juga meminta agar informasi mengenai pembahasan BASSRA tidak dipelintir menjadi keputusan resmi organisasi.
BASSRA, kata Syafik, tetap terbuka terhadap berbagai pandangan mengenai masa depan pembangunan Bangkalan. Namun, sebuah sikap baru dapat disebut sebagai keputusan organisasi apabila telah melalui proses pembahasan dan mendapatkan persetujuan secara resmi.
Dengan demikian, hingga saat ini BASSRA belum menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan industri di Bangkalan. Sikap resmi organisasi masih menunggu pembahasan lanjutan bersama berbagai unsur masyarakat.
Klarifikasi tersebut sekaligus meluruskan informasi yang berkembang seolah-olah BASSRA telah mengambil posisi bulat menolak industrialisasi di Bangkalan.(ant)