- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
Produk UMKM Asal Sumut Perluas Dampak Bersama Pemberdayaan BRI: Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda
Jakarta, tvOnenews.com - Di balik setiap produk lokal yang sukses menembus pasar internasional, selalu tersimpan kisah dedikasi dan perjuangan yang tak mudah.
Hal ini dibuktikan oleh Quinn Kitchen, UMKM kuliner asal Sumatera Utara. Berkat kerja kerasnya, mereka kini berhasil membawa kekayaan cita rasa Nusantara untuk diperkenalkan di ajang pameran bergengsi di Singapura.
Berawal dari usaha rumahan berskala kecil, Quinn Kitchen tumbuh menjadi salah satu UMKM binaan BRI yang berhasil membawa produk lokal menuju pasar global.
Quinn Kitchen didirikan oleh Rudy Yanto pada tahun 2020 di Kota Medan, Sumatera Utara.
Awalnya, usaha tersebut lahir dari kegemarannya meracik sambal pedas menggunakan bahan-bahan khas daerah seperti cabai gunung Berastagi, andaliman, kecombrang, hingga hasil laut lokal.
Sambal buatannya yang sering dibagikan kepada keluarga dan teman ternyata mendapat respons yang sangat baik, sehingga mendorongnya membuka usaha dengan sistem pre-order.
Dari sana, Quinn Kitchen perlahan berkembang dengan membawa satu mimpi besar, yakni memperkenalkan kekayaan rasa Sumatera Utara kepada pasar yang lebih luas melalui produk pangan kemasan yang modern, praktis, namun tetap autentik.
Dalam perjalanan membangun usaha tersebut, Rudy mengatakan bahwa sebenarnya ia telah menjadi nasabah simpanan BRI sejak tahun 2014 melalui BRI Unit Berastagi.
Namun, hubungannya dengan BRI kemudian berkembang menjadi kemitraan yang mendukung perjalanan bisnis Quinn Kitchen.
Untuk menunjang aktivitas usahanya, Quinn Kitchen memanfaatkan berbagai layanan BRI, seperti layanan transaksi digital melalui BRImo, QRIS, mesin EDC serta fasilitas pembiayaan penunjang kebutuhan modal kerja dan operasional usaha.
Menurut Rudy, yang paling berkesan dari BRI bukan hanya kemudahan layanan yang diberikan, tetapi juga pendampingan yang dilakukan secara konsisten.
"Saya merasakan bagaimana petugas BRI selalu responsif ketika dibutuhkan, memberikan solusi terhadap kebutuhan usaha, serta aktif menawarkan berbagai program yang dapat membantu pelaku UMKM berkembang," ujarnya.
Perjalanan Quinn Kitchen berkembang semakin pesat ketika bergabung dengan Rumah BUMN BRI Medan pada tahun 2011.
Melalui berbagai program pembinaan yang diberikan, Quinn Kitchen memperoleh pendampingan secara menyeluruh, mulai dari penyempurnaan model bisnis, peningkatan kualitas produk, strategi pemasaran, penguatan identitas merek, hingga peningkatan kapasitas produksi.
Pendampingan dari Rumah BUMN BRI menjadi titik balik bagi Quinn Kitchen untuk naik kelas.
Usaha yang sebelumnya berfokus pada penjualan produk kini berkembang menjadi bisnis yang dikelola secara lebih profesional.
Kapasitas produksi meningkat dari puluhan menjadi ribuan botol, jumlah tenaga kerja bertambah hingga sekitar 20 orang, sementara kualitas produk, desain kemasan, aspek legalitas, dan strategi pemasaran terus disempurnakan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Quinn Kitchen mengikuti program inkubasi Pengusaha Muda Brilian (PMB) yang diselenggarakan BRI pada tahun 2023.
Dalam program tersebut, Quinn Kitchen mendapatkan kesempatan belajar langsung dari para mentor bisnis nasional seperti Billy Boen dan Andy Zain mengenai strategi pengembangan usaha, kepemimpinan, branding, hingga inovasi bisnis.
Berkat kesiapan bisnis yang semakin matang, Quinn Kitchen berhasil terpilih sebagai Top 4 UMKM terbaik Indonesia kategori Food & Beverage, sekaligus memperoleh kesempatan mewakili Indonesia dalam ajang Food & Hotel Asia (FHA) Food & Beverage 2026 di Singapura.
Hasilnya pun mulai terlihat. Quinn Kitchen berhasil menarik minat sejumlah calon pembeli dari luar negeri, termasuk dua perusahaan asal Singapura dan satu perusahaan dari Belanda yang saat ini tengah memasuki tahap komunikasi intensif dan uji coba produk.
"Kami mendapatkan buyer potensial dari Singapura dan Belanda. Saat ini kami masih dalam proses pengiriman sampel dan pembahasan lebih lanjut. Kesempatan ini menjadi langkah besar bagi Quinn Kitchen untuk membawa cita rasa khas Sumatera Utara ke pasar dunia," ungkap Rudy.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa kisah Quinn Kitchen menjadi bukti nyata bagaimana ekosistem pemberdayaan yang dibangun BRI mampu membantu UMKM berkembang secara berkelanjutan, mulai dari memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan kapasitas usaha, hingga membuka akses menuju pasar internasional.
"BRI percaya bahwa UMKM Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di tingkat global. Karena itu, kami terus menghadirkan ekosistem pemberdayaan secara end-to-end, mulai dari akses pembiayaan, pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, hingga membuka akses promosi dan business matching di berbagai ajang internasional. Harapannya, semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu naik kelas dan menjadi duta produk Indonesia di pasar global," ujar Dhanny.
Menurut Dhanny, keberhasilan Quinn Kitchen merupakan gambaran bahwa perubahan baik terus tumbuh dari tangan-tangan pelaku UMKM Indonesia.
Ketika pelaku usaha memperoleh akses terhadap pembiayaan, pendampingan, dan pasar yang tepat, mereka tidak hanya mampu mengembangkan usahanya, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mengangkat potensi daerah, serta membawa identitas Indonesia dikenal lebih luas di tingkat global.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BRI akan terus memperkuat perannya dalam menciptakan value creation melalui pemberdayaan UMKM.
Bagi BRI, kemerdekaan ekonomi adalah ketika setiap pelaku usaha, tanpa memandang skala maupun lokasi usahanya, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan menembus pasar dunia.
Kisah Quinn Kitchen menjadi salah satu bukti bahwa perubahan baik sedang terjadi, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia terus bergerak maju melalui karya dan semangat para pelaku UMKM. (dpi)