- BEI
PART Genjot Bisnis Non-Otomotif, Laba Bersih 2026 Diproyeksi Tembus Rp44,16 Miliar
Hingga Juni 2026, PART telah mencatatkan pendapatan Rp177,64 miliar dengan laba bersih sebesar Rp9,11 miliar. Karena itu, semester II menjadi periode penting bagi perseroan untuk mengejar target kinerja sepanjang 2026.
Direktur PT Cipta Perdana Lancar Tbk mengatakan strategi diversifikasi diarahkan untuk menghasilkan pertumbuhan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
“Diversifikasi yang kami lakukan bukan untuk meninggalkan bisnis otomotif, tetapi untuk memperkuat PART melalui sumber pertumbuhan baru. Kami tetap menjaga bisnis komponen otomotif sebagai fondasi utama, sekaligus mengembangkan kemampuan fabrikasi Perseroan untuk menangkap peluang di sektor non-otomotif. Kami berharap kombinasi kedua segmen ini dapat mendorong pertumbuhan pendapatan sekaligus meningkatkan profitabilitas Perseroan secara berkelanjutan.”
Selain kinerja laba, kondisi keuangan PART juga diproyeksikan membaik. Total aset pada akhir 2026 diperkirakan mencapai Rp424,34 miliar, meningkat dari Rp335,71 miliar pada akhir 2025. Ekuitas perseroan juga diproyeksikan naik menjadi Rp234,55 miliar dari sebelumnya Rp184,85 miliar.
Dengan tetap mempertahankan bisnis komponen otomotif sebagai fondasi dan mengembangkan sektor non-otomotif sebagai sumber pertumbuhan baru, PART optimistis struktur bisnis perseroan akan semakin beragam.
Strategi tersebut diharapkan mampu memperluas sumber pendapatan sekaligus meningkatkan penciptaan nilai bagi pemegang saham dalam jangka panjang. (rpi)